Bukan Surga Terindah
Beruntung dia segera bisa mengendalikan diri, mengesampingkan rasa tidak nyaman di dalam hati, lalu melempar senyum dan memberi ucapan selamat kepada Aida.
“Aku nggak lagi mimpi kan, Rum? Ini beneran, kan? Aku hamil, Rum.” Wanita itu menatap Rumi dengan mata berkaca-kaca.
Sebuah senyuman terukir di bibir Rumi. Gadis itu memegang tangan Aida yang terasa sedingin es lalu berkata, “Beneran, Mbak. Akhirnya doa Mbak dikabulkan sama Allah.”
Aida menutup mulut dengan telapak tangan. Air mata haru itu pun meleleh dari kedua netra.
ตอนยอดนิยม