Cinta Habis Tanpa Bekas
Karena tegang, suaraku terasa kering saat berbicara,
"Yohan, kalau kamu bunuh aku, kamu juga nggak akan bisa kabur. Jauhkan pisaunya sedikit. Kalau aku mati, kamu kehilangan satu-satunya alat tawar."
Namun, Yohan justru menekan pisau itu lebih dalam, sambil berbisik gemetar di telingaku, "Maaf, Inge, aku nggak punya pilihan lagi. Aku nggak mau masuk penjara, aku juga nggak mau mati."
"Tenang saja, aku nggak akan nyakitin kamu. Kamu ikut aku keluar negeri, ya?"
"Mulai sekarang nggak akan ada orang lain lagi, hanya kita berdua. Inge, aku nggak mau kehilangan kamu, jangan tinggalin aku."
Bab Populer