Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)
Mendengar itu Alle langsung memuntahkan semua isi perutnya walau lagi-lagi yang keluar hanyalah cairan bening.
Earl yang melihatnya hanya bisa meringis prihatin, Alle terlihat begitu tersiksa. Pelan-pelan wanita itu terisak, menangis akan rasa sakitnya yang begitu menyiksa dan semakin menyiksanya setiap hari. Earl langsung membersihkan bibir Alle dengan tisu dan kembali membawa Alle ke dalam pelukannya. Alle tambah menangis terisak-isak, semua emosinya dan rasa sakitnya campur aduk. Mungkin di hari-hari ke depannya, rasa sakit itu akan lebih menyakitkan dan menyiksanya, namun dia harus bertahan untuk bayinya. Tidak ada obat apapun yang bisa menolongnya untuk saat ini kecuali dirinya sendiri.