Ketika Istriku Tidak Meminta Jatah Lagi
Aku tidak menghiraukannya dan terus berjalan menuju ruang tv, sampai akhirnya ia memelukku dari belakang dan hal itu membuatku mematung di tempat.
"Dek, Abang mohon kita baikan ya? Abang gak bisa marahan terus sama Adek. Abang kangen banget sama Adek yang dulu, Abang kangen manja-manjaan sama Adek, Abang kangen ciuman Adek, Abang kangen perhatian Adek. Maafin Abang ya, Abang gak mungkin khianati Adek lagi. Abang janji akan jadi suami terbaik untuk Adek." Bang Habib terus merintih dalam pelukanku hingga terasa basah di punggungku, apakah mungkin ia menangis?