Di Balik Rupa Burukku
"Ah, separah itu? Tapi bisa jadi, Samadin menendang perutnya sekuatnya kemarin. Jadi bagaiman mengobati patah tulangnya?"
"Makanya Abang cepat cari tukang urut, biar dia cepat sembuh!"
"Baiklah, kau jaga dia ya?" Secepatnya bang Rozak pergi dari bilik sempit ini.
"Mbak ...," panggilku dengan suara lemah.
"Iya, Ai?"
"Apa benar rusukku patah?"
"Tidak, Ai. Kau cuma luka dalam, dokter sudah memberimu obat. Aku mengatakan itu agar mereka berpikir sakitmu parah."
Bab Populer