Hati yang Kau Sakiti
"Coba perlahan buka matamu, Kiran. Jangan khawatir, cahaya mungkin akan terasa sedikit menyilaukan di awal."
Kiran membuka matanya perlahan, dan pandangannya mulai fokus. Awalnya semua terlihat buram, tapi seiring waktu, bentuk-bentuk mulai terlihat lebih jelas. Matanya membelalak saat ia akhirnya bisa melihat wajah mungil Clarissa yang berdiri di sampingnya.
"Mommy! Kamu bisa lihat aku?" tanya Clarissa, ia terlihat begitu gembira.