Antara Cinta dan Luka
“Kami lacak dia ke Tanah Abang. Dia coba ambil bukti lain.”
Ponsel Rian bergetar—WA dari Lisa, pengacara Naya: Rian, USB ibu Naya cukup buat gugat Budi. Tapi Ardi, pengacara Vita, klaim Naya nggak punya hak atas lagu. Rian menggertakkan gigi, matanya seperti kaca yang retak. “Nay, lo nggak akan kehilangan lagu ini,” gumamnya, mengingat Naya menyanyi di panggung suaranya penuh luka tapi teguh. Ia mengetik balas: Lisa, aku bawa laptop Vita ke kantor lo. Kita lawan Ardi.