Alisya
Bahkan rela menunggu agar bisa duduk disana.
Tidak tau mengapa, langkah kakinya mengarah kesana. Aiys duduk diam di kursi berwana hitam mengkilat dengan bertumpu tangan. Ada deretan menu yang setia menunggu untuk di pesan. Dipandangi, cermati, dan terdiam. Alunan lagu, menemani sepinya. Aiys terdiam, lagu yang diputar sangat menelisik hatinya.
"Aku, kali," kata Aiys lirih.
Hot Chapters