Lembaran Baru Kisahku
“Jangan bermimpi! Istriku hanyalah Vera!”
Di saat itu juga, penyesalan menghantam Omar tanpa ampun. Ia sama sekali tak pernah menyangka bahwa Sinta, yang selama ini ia kira lembut dan baik hati, ternyata menyimpan niat sekejam ini. Omar menyesal telah memanjakan Sinta secara membabi buta. Menyesal karena demi Sinta, ia berkali-kali menyiksa diriku. Lebih menyesal lagi karena demi sesuatu yang remeh, ia justru kehilangan yang paling berharga, kehilangan anaknya, dan kehilangan aku.