Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Muda Mbak Halimah

Suami Muda Mbak Halimah

Wajarlah, saat ini acara memang masih berlangsung. Mendengar bu Siska berkata demikian membuatku merasa agak tak enak hati karena telah mengganggu waktunya. Apalagi dari nada bicaranya sepertinya bu Siska ini adalah orang yang baik. Ah, mungkin saja ia juga tak tahu tentang status pernikahanku dengan mas Aryo dulu.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai lokasiku saat ini
Baca
+Pustaka
Enak Banget, Kak!

Enak Banget, Kak!

“AAA—hmph!” “Lo pikir sekarang jam berapa?” desis laki-laki yang sedang membekap mulut Aria. “Bisa-bisanya lo teriak kayak gitu tengah malam gini? Lo mau bikin semua orang di rumah ini bangun, karena dengar suara teriakan lo yang keras itu, hm?”
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai lokasiku saat ini
Baca
+Pustaka
Terjerat Hutang Mr. Arogant

Terjerat Hutang Mr. Arogant

Dan itu juga yang sebenarnya ia rindukan dari Laila, sahabatnya yang juga gemar mengajaknya berdebat. “Setelah ini mau kemana?” Tanya Mahardika. Mereka sudah berada di lobi rumah sakit. Cuaca panas langsung menyapa mereka. Jam menunjukkan pukul 14.00 yang artinya matahari sedang terik-teriknya dan lapisan ozon sedang dalam keadaan tipis-tipisnya. “Memangnya mau kemana lagi? Aku kan enggak tau daerah sini.” Jawab Raisa apa adanya.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai lokasiku saat ini
Baca
+Pustaka
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

Lalu membuka lagi, dan mengeluarkan satu kalimat: “Kok… kamu enggak memberi tahu aku dari awal sih?” Dimas berdiri sambil menirukan gaya sedih didrama Korea; “Karena aku... menunggu saat yang tepat.” “SAAT TEPAT APAAN? Sekarang aku dah pusing setengah mati buat mikirin ini!” “Ya maka dar itu, sekarang inilah saat yang tepat.”
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai lokasiku saat ini
Baca
+Pustaka
Pembalasan sang Istri Tertindas

Pembalasan sang Istri Tertindas

"Kak Naura, kamu lihat siapa itu?" Naura berjinjit dan mengamati ke arah lonceng itu dengan saksama. "Biksu muda. Kalau nggak, siapa lagi?" Janice menatap lonceng itu agak bergetar dan gema suaranya juga terdengar makin menjauh. "Kak Naura, sudah jam berapa sekarang?" Naura menggigit bibirnya. "Ya ... waktu yang baik."
9.4935.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29.9K kali sebagai lokasiku saat ini
Tampilkan Ulasan (192)
Baca
+Pustaka
namanya
serius ini ga ada lanjutannya? mba penerjemah.. tolong lanjutin lagi ya updatenya kalau ada.. sapa tau penulis aslinya trus hidup lagi gitu... kalau menurutku novel ini masih ter the best deh di GN ini. jadi sayang kalau berhenti ditengah jalan gini... tinggal dikit kayanya... plis lanjut lagi yuk..
Jesi Sanctuary
Kak Danira, ini bener-bener plotwist, lovee banget! Izin promosi yaa kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai! Thank you so much, Kak! Sukses selaluu<3
Baca Semua Ulasan
Tujuh Ibu Angkatku yang Superior

Tujuh Ibu Angkatku yang Superior

Keesokan siangnya …. Saat ini Felix dan Elisabeth sedang syuting. Saat jam makan siang, ponsel Felix tiba-tiba berdering. Felix melihat tampilan ponsel, lalu rasa penasarannya seketika meluap. “Laura, ada apa? Apa kamu sudah turun dari pesawat?”
8.9693.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.0K kali sebagai lokasiku saat ini
Tampilkan Ulasan (136)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Baca Semua Ulasan
Ifat

Ifat

Buskota juga sudah habis. Hanya satu atau dua oplet yang sesekali masih tampak melintas, diselingi mobil-mobil pribadi dan beberapa sepeda motor. ”Jam berapa sekarang, Ucon?” Tanyaku, mencoba memutus obrolan. Ucon mengambil ponsel dari saku celana. Melihat layarnya sebentar. ”Jam dua belas lewat sikit.”
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai lokasiku saat ini
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Baca Semua Ulasan
Terjebak Gairah Liar Tante Sarah

Terjebak Gairah Liar Tante Sarah

Waktu sudah menunjukkan pukul 21:30. Rumah dalam keadaan tenang, hanya suara kipas angin dan sesekali motor lewat di depan rumah. Luki masih rebahan di sofa, ponsel di tangan, namun fokusnya bukan ke game yang ia mainkan. Jemarinya bergerak, tapi pikiran jauh ke tempat lain. Setiap kali menatap layar, ia cuma melihat satu hal: kecemasannya soal kedatangan Tante Sarah.
1074.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai lokasiku saat ini
Baca
+Pustaka
Ketua Geng itu Suamiku

Ketua Geng itu Suamiku

Gue nggak tahu gimana cara menjelaskan semua perasaan gue saat ini. Antara bahagia, gugup, rindu, dan ... sedikit takut. "Eh, kenapa lagi lo?" Suara Siska tiba-tiba muncul, bikin gue sedikit terlonjak. Gue mendongak dengan mata yang masih berkaca-kaca, tapi gue masih terlalu sibuk sama melted-nya perasaan gue buat jawab pertanyaan dia sekarang.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai lokasiku saat ini
Baca
+Pustaka
PELANGI JIWA

PELANGI JIWA

” Sudah panas, ayo kita pulang, kalau ngobrol santai di sini tak terasa sudah tengah hari panasnya! ” Iya kok sudah panas sekali jam berapa ini?” ” Walah-walah sudah jan 12.00 ini, ayo kita pulang pak, aku langsung pulang ke rumah saja ya, tidak usah mampir rumahmu, besuk-besuk saja saya mampir”. ” Iya iya kok tidak terasa, kita ngobrol kesana sini kok sudah siang, sudah waktunya sholat ini”, Kata Juna sambil berdiri mengikuti Basuki yang sudah berdiri,
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai lokasiku saat ini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status