Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

Resi Ajiraga memandang Wirota dengan tajam “Karena kalian telah pergi meninggalkan negeri kalian selama 7 tahun!” Wirota dan teman-temannya terkejut mendengarnya “Apaaa…tujuh tahun…bagaimana bisa?!” “Ketika kalian memasuki lorong waktu tadi, kalian masuk ke masa lalu dengan kecepatan cahaya. Jika kalian berada dalam kecepatan cahaya, waktu kalian seolah berhenti. Namun waktu di tempat lain waktu masih terus berjalan. Jangan kaget ketika kalian kembali kalian melihat anak yang kalian tinggalkan ketika masih bayi sudah tumbuh besar. Nanti juga kalian akan tahu mengapa,” jelas Resi Ajiraga.
1023.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 691 kali sebagai sisa waktu
Baca
+Pustaka
Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher (Divina Futuri)

saran Karma kepada Khronos. “Maksudmu?” tanya Khronos yang tidak paham maksud Karma. “Harus terbentuk dimensi yang berbeda di wilayah itu bila kau ingin memperlambat waktu dalam lingkup wilayah. Itu tidak semudah mengutak – atik waktu pada lingkup obyek, Karma,” Khronos memberi sedikit penjelasan. “Untuk soal dimensi, aku bisa menciptakan hal itu. Kau hanya butuh lingkup dimensi saja kan?”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai sisa waktu
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

"Nenek benar, Sis." Siska menoleh ke arah Ayahnya. "Kamu atur aja semuanya sesuai rencana kalian." "Tapi, Yah..." "Nggak apa-apa," potong Satria pelan. "Sekarang yang penting justru kita memanfaatkan waktu yang ada dengan baik. Kalo emang tinggal dua hari lagi, ya mulai disiapkan dari sekarang." Siska terdiam sesaat sebelum akhirnya menganggukkan kepalanya perlahan.
1074.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai sisa waktu
Baca
+Pustaka
Pernikahan di Balik Skandal

Pernikahan di Balik Skandal

Itu karena kita menikmati waktu itu tanpa pernah menjadi bosan setelah tidak sabar menantikan waktu itu akan datang. Tiga hari dua malam sudah berlalu di Sentosa Island, itu adalah waktu yang menyenangkan, waktu yang cepat berlalu. Tidak pernah Dexter berharap bisa menghentikan waktu, hanya membeku di waktu yang sama, bersama dengan orang yang sama. Jiwa muda seperti dirinya selalu berharap waktu terus berjalan dengan cepat seiring dengan jiwanya yang dinamis. Dia mulai tua atau mulai stabil?
1032.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 779 kali sebagai sisa waktu
Baca
+Pustaka
Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Husein mendongak, “Benar, bagaimanapun, kita tidak menghabiskan waktu bersama dalam empat tahun ini, tetapi kita akan punya waktu di masa depan.” Ekspresi Sisi terpaku untuk sejenak, “Tuan Husein, apa yang kamu maksud? Aku sedikit bingung.”
9.4350.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.7K kali sebagai sisa waktu
Baca
+Pustaka
Dekapan Hangat Tiga Pria

Dekapan Hangat Tiga Pria

Tatapannya lurus padanya. Tanpa senyum. Tanpa sapaan. Tanpa basa-basi. “Tiga menit.” Sasqia menelan ludah. “A-apa?” “Saya punya rapat setelah ini.” Kaelix melirik arloji mahal yang melingkar di pergelangan tangan kirinya. “Jadi gunakan waktu kamu dengan baik.” Jantung Sasqia berdetak semakin cepat. Kedua tangannya saling meremas di atas pangkuan.
1065.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sisa waktu
Baca
+Pustaka
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Seseorang yang ia tunggu bertahun-tahun, akhirnya tiba. "Mae ... lo Mae?" Sasya mengangguk setelah mengurai pelukannya. "Sahabat gue yang paling bawel?" Tisa masih tak percaya dengan penampilan Sasya. Sasya mengangguk. Tisa kembali memeluk erat tubuh Sasya yang sedikit lebih pendek darinya. Mereka saling menyalurkan rasa rindu yang amat mendalam. Rindu yang selama ini terpendam dan hampir terkubur dengan keadaan.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai sisa waktu
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

sahut Seraphine pendek tanpa peduli banyak. "Sera, gue tahu lo marah. Gue tahu lo ngerasa gue terlalu ngatur. Tapi tolong liat dari posisi gue," Samudera mulai melancarkan diplomasinya. "Gue di sini, beda zona waktu lima jam. Gue nggak bisa lari ke sana kalau ada cowok mabuk yang gangguin lo. Gue nggak bisa mastiin lo pulang dengan aman kalau lo terlalu banyak minum sama Bianca dan yang lain.”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai sisa waktu
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

Air matanya rasanya tidak bisa berhenti mengalir karena sedih. "Kamu jangan menangis terus country girl. Berisik banget tahu! Apakah kamu tahu, kalau semua yang hidup pasti akan mati juga pada akhirnya. Cuma waktunya saja yang kita tidak tahu kapan terjadinya. Mengerti kamu? Sekarang tutup mulut besarmu itu. Diam?!!"
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 779 kali sebagai sisa waktu
Baca
+Pustaka
Satu Tahun Untuk Selamanya

Satu Tahun Untuk Selamanya

jelasnya. "Hah, memangnya besok? bukannya akhir bulan ya dia bilang?" ucap Cyra dengan wajah heran, ia sangat lupa kalau saat ini sudah tanggal 28. "Iya bu, bukannya sekarang sudah memasuki akhir bulan ya" ucap Silvi, karyawannya, mengingatkan Cyra. Lalu Cyra pun melihat tanggal di handphonenya. Seketika dirinya terdiam mengingat tanggal haid terakhirnya bulan lalu.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai sisa waktu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status