WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)
Pipi lelaki itu juga semakin basah karna kristal beningnya yang tak mau berhenti.
“Maafkan aku, Co. Cepatlah sembuh. Aku, mama, papa, dan Lea begitu merindukanmu. Kami sangat merindukanmu.” Ucap Ane masih sambil memeluk lelaki itu.
Mengecup beberapa kali kening lelaki itu untuk meredakan tangisnya. Ane bahkan bisa merasakan isak tangis yang diperdengarkan oleh Coco, adalah tangis kehilangan dan kesedihan lelaki itu. Karna nyatanya, bukan Coco yang bisa memiliki Lea, tapi teman duelnya yang memenangkan situasi ini. Mungkin, Coco juga kecewa pada keluarganya. Itu sangat wajar. Tapi sekarang, yang terpenting adalah kebahagiaan Lea, walaupun mungkin akan menjadi bagian dari kekecewaan bagi Marco
Hot Chapters