Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gairah Sang CEO Muda

Gairah Sang CEO Muda

"Kamu senang hari ini, Leo?" Leo mengangguk mantap sambil memasang sabuk pengaman. "Sangat senang, Ma. Ternyata menjadi 'normal' itu tidak membosankan kalau kita punya teman yang baik. Dan tahu tidak? Tadi aku belajar kalau krayon warna biru itu rasa lilinnya beda dengan yang merah."
101.7K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as lukisan crayon
Read
+Library
WITHERED

WITHERED

Aku yang melangkah mendekati ruang tengah, merasa lega karena bocah lelaki yang namanya kupanggil sudah lelap di atas karpet tebal dengan tangan masih memegangi crayon. Aku langsung duduk, mengambil krayon yang kuletakkan pada tempatnya. Menatap meja dengan buku gambar yang terbuka. Buku gambar yang sudah Banyu warnai dipenuhi warna. Tidak hanya merah, hijau maupun orange seperti buku gambar yang sering kubereskan saat membersihkan ruangan VVIP di kota kecil yang penduduknya begitu gemar bergosip.
1024.0K viewsCompletedAdded to Library 551 Times as lukisan crayon
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

sapa Tara. “Aku juga heran kenapa bisa di sini,” kataku. Fal sedang mewarnai sesuatu. Di meja tersebar banyak krayon. Tampaknya itu bentuk gunung dan laut. Sejujurnya itu teknik mewarna yang sudah cukup bagus untuk ukuran anak kecil sepertinya. Fal mencampurkan warna-warna terang seolah teknik gradasi adalah teknik yang wajar dimengerti anak seusianya.
1019.6K viewsOngoingAdded to Library 685 Times as lukisan crayon
Read
+Library
Marriage With Benefits

Marriage With Benefits

Pembuatan lukisan ini pun tidak menggunakan cat air namun crayon warna. "Lukisannya bagus-bagus tapi lukisan bocil semua ya kayanya." "Itu yang buat aku semua dulu jaman masih TK sampai SD." Wow... aku cukup terkujut mendengar semua ini. Jika Caramel memiliki kemampuan sebaik ini dalam bidang seni kenapa tidak dikembangkan lagi saja? Padahal perpaduan warna-warnanya indah dan pas. "Kenapa enggak jadi pelukis aja?"
2.2K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as lukisan crayon
Read
+Library
Hukuman Cinta Darinya

Hukuman Cinta Darinya

kata Frost akhirnya. Krayon di belikan dengan cepat. Uang benar-benar membantu mempercepat segalanya. Pelayan telah menggunakan uang lima ratus dolar untuk membeli setumpuk besar krayon, yang berisi setidaknya sepuluh krayon warna hijau. Aino mengambil krayon tersebut, gunting dan kertas dan mulai menggambar dengan sungguh-sungguh. Frost terkadang mencoba untuk melihat apa yang Aino kerjakan, tetapi Aino menghentikannya setiap kali Frost mencoba, dia berkata itu rahasia.
9.32.5M viewsCompletedAdded to Library 60.8K Times as lukisan crayon
Show Reviews (480)
Read
+Library
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Linda Malinda
ceritanya lumayan bagus, cuma sering kesel sama fl nya, sering menciptakan masalah untuk dirinya sendiri, yg seharusnya gak perlu, dan kadang terlalu naif, tetap percaya dengan omongan orang yg jahat sama dia
Read All Reviews
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Daniella memberikan instruksi untuk anak-anak. Segera anak-anak itu mulai sibuk dengan gambaran mereka. Ada yang menggambar menggunakan crayon, ada yang menggambar menggunakan pensil dan ada juga yang menggambar menggunakan spidol. Anak-anak itu seolah sedang asyik dalam dunia mereka sendiri.
109.1K viewsOngoingAdded to Library 282 Times as lukisan crayon
Read
+Library
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

“Lala! Makanya kalau sudah diikat jangan dilepas!” Anak itu tersenyum. Kembali melanjutkan pekerjaannya berimajinasi dengan warna pelangi yang indah. “Kak Fira!” Panggilnya sembari mengarsir lukisan langit dengan crayon ungu. “Iya, ada apa?”
105.2K viewsOn holdAdded to Library 129 Times as lukisan crayon
Read
+Library
Dear, Pak Dokter

Dear, Pak Dokter

Tangan-tangan mungil itu terlihat sibuk mencorat-coret berbagai warna krayon pada buku gambarnya. Reanna tersenyum mengamati sebuah gambar pemandangan setengah jadi itu. Kia memang suka menggambar, ia seringkali menuangkan apa pun yang dilihatnya ke dalam coretan. Dan Reanna kagum akan hal itu. karena, yah ... sejujurnya ia sangat payah dalam menggambar. Seingatnya, ia hanya bisa menggambar matahari terbit yang diapit dua gunung kembar saat masih kecil.
1019.9K viewsCompletedAdded to Library 536 Times as lukisan crayon
Read
+Library
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

Menurut apa yang Zaara dengar. Terlepas dari semua itu, akhirnya sebuah lukisan sederhana berbentuk meja hasil mahakarya Zaara sudah rampung. Dia hanya mewarnainya dengan warna kayu. Dia mulai melukis sebuah benda dua dimensi dengan dua buah warna yakni; coklat tua dan coklat muda. Zaara telah mencampurkan warna primer biru, kuning dan merah untuk menghasilkan sebuah warna coklat untuk gambar sebuah meja. Sebelumnya dia menandai tutup tube cat akrilik dengan stiker untuk membedakan warna di dalamnya.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 367 Times as lukisan crayon
Read
+Library
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

“Papa, Papa! Ini hadiah dariku.” Baby memberikan sebuah lukisan yang dilukisnya sendiri. Keterampilan melukisnya ... biasa-biasa saja dan sesuai dengan keterampilan yang seharusnya dimiliki oleh seorang anak TK. Dia menggambar sebuah ladang, kelinci, dan beberapa orang. Baby menunjuk ke arah lukisannya dan menjelaskan, “Ini Kakek Joseph, Nenek Maria, Papa, dan Mama. Ini kakak-kakak sekalian dan aku. Ini Papa Samuel, ini Angel.”
9.51.0M viewsCompletedAdded to Library 40.2K Times as lukisan crayon
Show Reviews (177)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status