Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpaksa Jadi Mempelai Pengganti di Pernikahan Kakakku

Terpaksa Jadi Mempelai Pengganti di Pernikahan Kakakku

“Kalau gitu, hari ini kita gambar aja, gimana? Kakak bawa spidol warna baru, lho.” Aurelia membuka tas dan mengeluarkan satu set spidol berwarna pastel. Mata Caca sedikit berbinar. Ia akhirnya mengangguk. Mereka mulai menggambar di atas kertas kosong. Aurelia menggambar bunga dan matahari. Caca menggambar rumah—tapi bukan rumah yang cerah. Rumah yang digambarnya tampak gelap, dan jendelanya semua tertutup.
1035.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as lukisan crayon
Read
+Library
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

jawab Mareeq. Naomi tersenyum kecil. Ia membuka halaman buku gambar itu, merasakan tekstur kertasnya sebentar, lalu menaruhnya kembali. Tangannya berpindah ke kotak pensil warna. “Apa dia lebih suka krayon atau pensil warna?” tanya Naomi menunjukkan krayon di tangan kiri dan pensil warna di tangan kanan. “Sejujurnya dia suka semua.”
1.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as lukisan crayon
Read
+Library
Musuh Besar Si Gendut

Musuh Besar Si Gendut

kami menghabiskannya di toko supply alat lukis. Aku seperti anak kecil yang berada di surga coklat impian. Ya.. ini adalah impianku, berbelanja apapun yang kumau. Aku membeli cat akrilik dengan warna paling lengkap dan berkualitas paling bagus. Membeli beberapa kanvas ukuran paling besar dan ukuran lainnya. Aku bahkan membeli beberapa bahan untuk dijadikan pigura, aku hanya perlu merakitnya nanti.
9.687.7K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as lukisan crayon
Show Reviews (19)
Read
+Library
ms huang
ceritanya bgs ....aku mampir bawa 5* buat kamu kk... klo sempat intip karyaku juga yukkk kk...judulnya KEKASIH BRENGSEKKU. hari ini up bab 18. cerita ttg hubungan toxic yang sering juga kita jumpai dikehidupan nyata. makasiii kk ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Dosen Dingin Itu, Suami Rahasiaku

Dosen Dingin Itu, Suami Rahasiaku

Ia mengganti lembar demi lembar, membiarkan pikirannya mengalir bebas tanpa batas. Setiap coretan tampak acak, tetapi sebenarnya saling terhubung membentuk satu konsep besar. Meja kerjanya perlahan dipenuhi sketsa dan catatan kecil. Lyra berhenti sejenak, lalu menuliskan sebuah judul di bagian atas kertas dengan lebih jelas. “Chromatic Luxe: The Art of Color.” Matanya menatap tulisan itu, seolah sedang memastikan maknanya benar-benar ia pahami.
1058.7K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as lukisan crayon
Read
+Library
Kubayar Hutangmu Dengan Tubuhku

Kubayar Hutangmu Dengan Tubuhku

Matahari mulai tenggelam, menyisakan keremangan twilight di dalam studio. Aku tenggelam dalam trance. Kuasku menari liar di atas kanvas, mencampur warna burnt umber, ochre, dan crimson. Aku tidak melukis realis. Aku melukis emosi. Aku melukis rasa lapar yang kulihat di matanya. "Berhenti," suara Cakra memecah keheningan. Aku tersentak, kuasku berhenti di udara. "Belum selesai..."
857 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as lukisan crayon
Read
+Library
Lavender di Penghujung September

Lavender di Penghujung September

Soma menyodorkan sebuah kertas yang sudah keliatan tua dan bewarna kecoklatan. Terlihat sebuah kertas dengan dua lukisan yang sangat berbeda kualitasnya, satu lukisan yang bisa di prediksi ini merupakan hasil tangan dari anak kecil atau orang yang tidak jago dalam melukis, satu lagi gambar yang sangat bagus sekali seperti lukisan-lukisan di majalah. Tapi gambar ini seperti sesuatu yang tidaklah asing bagiku. Tertera di bawah lukisannya ada tulisan kecil Tingker dan Soma . Beserta cap jembol masing-masing dengan warna Biru dan Pink
102.9K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as lukisan crayon
Read
+Library
Istri Bisu Kesayangan CEO Berandal

Istri Bisu Kesayangan CEO Berandal

“Begini, River. Sky memiliki dua crayon karena dia butuh di sekolah. Crayon pertama telah kau patahkan. Jadi, dia tidak bisa memakainya lagi untuk keperluan sekolah. Maka dari itu, mommy dan daddy membelikannya satu lagi yang baru. Sedangkan kau, kau masih memiliki crayon yang bagus. Di sekolah kau menggunakan crayon sekolah. Daddy senang melihatmu menjaga crayon mu dengan sangat baik hingga saat ini tidak ada yang patah. Tapi ... demi merawat barang milikmu bukan berarti kau boleh menggunakan barang milik orang lain dan merusaknya. Justru barang milik orang lain yang kau pinjam harus lebih kau rawat dan jaga, oke?”
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 594 Times as lukisan crayon
Read
+Library
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Karena itu, waktu menggambar lukisan tinta jauh lebih singkat daripada lukisan minyak atau sketsa. Bradford dan Mardi berdiri berjarak dua meter, masing-masing di depan meja. Mereka memegang kuas, memakai tinta hitam sebagai dasar, dibantu pewarna air seperlunya, lalu mulai melukis. Tak sampai tiga menit, Bradford sudah meletakkan kuasnya. Lukisannya selesai. Di sisi lain, Mardi baru melukis kurang dari sepertiganya.
10275.9K viewsCompletedAdded to Library 5.8K Times as lukisan crayon
Read
+Library
FLOWIE

FLOWIE

ucapnya datar masih fokus pada crayon dan buku gambarnya. Luke tersenyum, “Kau anak yang cerdas,” ujarnya sambil mengusap-ngusap kepala anak itu. “Oh iya, aku punya sesuatu,” Luke merogoh kantung celana pendek yang saat ini sedang ia gunakan, dan mengeluarkan sebuah permen lollipop. “Untukmu,” kata Luke menyerahkan permen tersebut. Anak itu tampak berpikir dan ia melihat Luke dan permen itu bergantian.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as lukisan crayon
Read
+Library
Patah Hati Membuat Tuan Presdir Jadi Hampa

Patah Hati Membuat Tuan Presdir Jadi Hampa

Jangan ada air mata dalam kehidupanmu. Lelah melukis menggunakan peralatan baru, Arimbi terlelap sambil memeluk buku gambar. Rosalyn merapikan semua alat-alat itu dan menaruhnya di dalam laci. Ia tersenyum hangat melihat hasil lukisan tangan putrinya. Crayon warna-warni melukiskan keluarga bahagia lengkap bersama para kakek dan nenek serta pasangan yang belum jelas jalannya—Anna dan Fabian.
1059.1K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as lukisan crayon
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status