Pewaris Pedang Sulur Naga
Laki-laki bertudung bambu yang baru datang itu menarik tali kekang kudanya, ketika sampai di dekat rombongan kesenian.
"Maaf, saya terlambat." Dia melompat dari punggung kuda. Gerakannya sangat ringan saat menapak tanah. Menunjukkan bahwa ilmu meringankan tubuh orang bertudung bambu itu sangatlah tinggi. Sebilah pedang tipis tersembunyi di punggungnya yang tertutup kain hitam. Terbukti sudah, si Tudung bambu adalah seorang pendekar.
Semua orang berdiri. Mereka menyatukan kedua telapak tangan di depan dada. Lalu menggerakkan jari mereka membentuk sebuah tanda yang hanya mereka sendiri yang tahu maksud dan artinya sambil berkata.