PENDEKAR PENGUASA BUMI
Suryadharma aku bukan menantu sampahnovel aku bukan menantu sampahtuan muda yang terhinamenantu pura pura miskin
Rambut peraknya yang panjang tergerai indah, dan jubahnya yang elegan menunjukkan bahwa ia bukan kultivator biasa.
“Terima kasih sekali lagi, Aksara,” kata Luna, suaranya lembut namun tegas. “Jika bukan karena kau, artefak warisan klanku pasti sudah jatuh ke tangan mereka.” Ia menunjukkan sebuah liontin perak berbentuk bulan sabit yang ia genggam erat. Liontin itu memancarkan aura spiritual yang samar, namun murni.
“Tidak masalah, Luna,” jawab Aksara, tersenyum tipis. “Aku hanya melakukan apa yang benar. Tapi, mengapa mereka mengincarmu? Dan apa sebenarnya liontin itu?”
Hot Chapters