Dosen Penyewa Rahimku
Lalu kembali diam, mengamati macetnya Jakarta yang selalu sama setiap harinya.
"Kalau kamu, gimana? Sakit gak tadi prosesnya?"
Timur terbatuk kecil, kaget dengan pertanyaan Philia.
"Ya gak sakit, kan..." Pemuda itu menggeleng kikuk, lalu menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Oh," sahut Philia.
"Kirain aku diambil pakai jarum, atau pakai alat," ujar gadis itu polos. Maklum, Philia ini tidak seperti Timur yang sudah profesional di urusan ranjang.
Hot Chapters