Jatuh dalam Pesona Ayah Tiri Berengsekku
Kami sering menghabiskan waktu istirahat dengan berdiskusi tentang literatur klasik atau sekadar menertawakan hal-hal absurd di industri ini sambil menyesap kopi pahit di kursi lipat masing-masing.
Joshua adalah pria yang cerdas secara emosional. Ia tahu kapan harus mendekat dan kapan harus memberiku ruang. Kedekatan kami alami, tanpa paksaan, dan jauh lebih berbahaya daripada konflik mana pun.
"Kau tahu, Nickollas tidak akan suka ini," ujar Joshua suatu malam, saat kami berjalan menuju area parkir setelah wrap syuting pukul dua pagi.