Waspadalah, Nyonya Tak Sudi Lagi Ditindas
Angin bertiup pelan membawa butiran-butiran beku uap air, menghembuskan nafas dingin lewat celah sempit di dinding.
Lukisan burung yang bertengger di atas rumpun bambu, menggambarkan perasaannya saat ini. Hewan langit itu sendirian, menatap awan yang bergulung-gulung, pertanda badai akan datang. Goresan tinta si pelukis begitu luwes tetapi tajam, membuat semua sangat nyata, menggugah emosi.
Lama-lama, mata Ming Lan mulai berat. Antara sadar atau mimpi, telinganya menangkap suara asing dari jendela, seperti ada yang mencoba membuka paksa daunnya.
Bab Populer