Si Lesung Pipi
Dengan segenap kebaranian, kugenggam tangan Andrewi, meminta kekuatan, mencari ketenangan dan dukungan bahwa semua akan baik-baik saja.
Benar saja. Hujan turun. Kegelisahanku semakin nyata. Tangannya berubah menadi dingin dan gemetar saat aku kembali ingin mencari dukungan dari sana. Ini salahku, ucap hatiku tegas. Aku memaksa membelikan sweater agar dia tidak kena imbas.
Disisi lain, dinginnya hari itu, aku pun bahagia karena kami memakai pakaian yang sama. Tidak kusangka kami sudah seperti orang-orang yang sedang berpacaran.