Di Ambang Gila
Bukan pada kesempurnaan, tetapi pada kemampuan untuk beradaptasi, untuk belajar, untuk tumbuh.
Mereka kembali ke pondok mereka di tepi hutan. Musim gugur telah tiba, dan daun-daun berwarna emas dan merah. Mereka tahu ini akan menjadi musim gugur terakhir mereka.
Suatu malam, saat mereka duduk di beranda, Elara memutar "Nadi Elara" yang telah direvisi—melodi yang telah menjadi tema perjalanan mereka, lagu pengantar tidur bagi sebuah komunitas, dan senjata melawan kegelapan. Melodi itu lembut dan sedih, namun penuh harapan.
Capítulos em Alta