Tarian Persembahan Sang Ratu
panggil Maulana berusah mencegahnya.
“Kau diam saja!” sergah Isnani, “Ya dibakar. Kalau orang-orang seperti kami masih ada kesempatan ditanyai di alam kubur. Man Rabbuka, Man Nabiyyuka dan yang lainnya. Orang sepertimu kalau tak sadar diri juga, ya mati langsung di azab di alam kubur. Itu baru awal belum di neraka, lebih dasyat lagi apinya. Begitu kata kakekku,” jelas Isnani sambil memandang Gayatri lalu berpindah melihat telapak tangannya yang masih polos. Belum diberikan tumbukan daun inai menjelang pernikahannya dengan Pangeran Antanagra.
“Astaghfirullah, bukan begitu caranya menjelaskan pada orang yang tak paham sama sekali, Isnani. Bermurah hatilah sedikit saja,” ujar Maulana melirik du
Hot Chapters