DI BALIK PERUBAHAN ISTRIKU
"Tentu saja belum, aku mana berani. Nanti Mama bisa ngamuk."
Entah apa rencana Sukma ini, semoga saja berhasil, dan tidak mempersulitku.
***
Ketika aku dan Sukma masuk ke dalam rumah, Mama sudah ada di ruang tengah sambil mengeringkan rambutnya.
"Kok keringnya lama sekali," gerutunya pelan.
"Assalamu'alaikum, Tante," sapa Sukma yang langsung berubah seratus delapan puluh derajat ketika bersama Mama. Baik dari sikap, nada bicara, bahkan pakai salam.