Take a Chance with Me!
“Perasaan itu misteri, Dit. Dan perasaan itu bakal sampai di setiap orang di waktu tertentu. Mama nggak melarang kamu suka sama siapapun. Toh, kamu yang ngerasain perasaanmu sendiri kan? Mama cuma pesen, ketika perasaan itu tiba ke kamu, buat perasaan itu jangan sampai menyakitimu dan orang yang kamu suka. Itu aja sih.”
Tuh, kan! Adit selalu lumer dengan bahasa Riani. Kekesalannya luluh. Dia yang awalnya nangkring di kursi belajar beralih menyusul Riani duduk di tepi kasur. Menatap perempuan itu dalam sebelum akhirnya bertanya.
“Tapi, Ma, kalau Mama pikir, gimana mungkin aku bisa suka sama cewek kayak gitu? Gimana mungkin?”
Hot Chapters