Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodoh Dari Anakku

Jodoh Dari Anakku

Lengan Maryam beberapa kali terasa kebas. "Hari ini Mama sangat lelah. Boleh kita istirahat sekarang? Atau ada yang mau Salma ceritain lagi?" Maryam mengusap-usap lengan si sulung agar ia lekas tertidur. Hari ini ia lelah sekali. Menanti jam pulang dengan jantung berdebar sebab tak sabar ingin segera berjumpa Rama, nyatanya ia malah mendengar sesuatu yang memalukan. Lagi-lagi dirinya dipermalukan.
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai mama lelah
Baca
+Pustaka
Perceraian yang Terindah

Perceraian yang Terindah

Aku butuh jawaban pasti dari Mama. "A-anu ... I-itu ... Dokter bilang kamu kelelahan, makanya begini. Itu aja kok, Lan." Mama tampak gugup dan seperti orang kebakaran jenggot ketika kutanya. "Yakin itu aja, Ma?" tanyaku penuh selidik. "Iya, udah ah. Jangan mikir macam-macam, Lan. Sekarang kamu banyak-banyak istirahat, rajin minum vitamin," ucap Mama seraya mengacak-acak isi tasnya. Entah apa yang sedang dicari Mama.
1036.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mama lelah
Baca
+Pustaka
Belenggu Cinta Sang Pewaris

Belenggu Cinta Sang Pewaris

"Lalu kenapa Zelena berpikir begitu? Mama marah pada Zelena? Hanya saja mama tidak enak badan sayang." "Mama tidak pernah marah, hari ini pertama kalinya mama terlihat berbeda ayah." Sahut Zelena. "Karena hari ini Mama terlalu lelah, mungkin saat berada di luar kota Mama mengalami hal yang membuatnya marah sehingga tanpa sadar Mama membawanya pulang dan kebetulan bertemu dengan Zelena. Apa Zelena marah sama Mama?" "Nggak yah,"
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai mama lelah
Baca
+Pustaka
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

"Fateh gimana semalem Nis? Rewel nggak?" "Dikit Ma, nggak banyak begadang sih semalam, jadi aman." "Pantes mata kamu seger amat pagi ini. Biasanya udah jadi panda kan. Hehehehe." gurau Mama. "Hehehehe Mama ada-ada saja." balasku. Akhirnya, Papa, Mas Yusuf dan Daffa pamit untuk berangkat. Mama bercertia bahwa sekarang badan Papa tidak sekuat dulu. Beliau mudah kelelahan, dan sepertinya Papa akan berencana untuk pensiun lebih awal.
1011.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai mama lelah
Baca
+Pustaka
Aku Tidak Ingin Apapun, Hanya Mama

Aku Tidak Ingin Apapun, Hanya Mama

Tidak ada balasan. ... Di Osron, aku membaca setiap pesan dan tidak membalas satu pun. Rian terbangun setelah tengah malam dan berjalan pelan ke kamarku dengan kaus kaki, suaranya serak karena mengantuk. “Apa papa menelepon?” “Iya.” Dia terdiam sejenak. “Apa Mama sedih?” Aku menatapnya dan mengatakan yang sebenarnya, “Iya. Tapi tidak cukup sedih untuk kembali.”
11.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai mama lelah
Baca
+Pustaka
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

“Pulang saja ya? Istirahan di rumah.” “Ngga usah Mba! Saya gak apa-apa kok, Saya sudah sering merepotkan Mba!” Ucap Mama Damar lirih, seluruh badannya letih. Wanita itu tak tidur nyenyak tadi malam. Dia terlalu memikirkan kondisi rumahnya nanti. Dia pun sama belum ingin meninggalkan tempat ini.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai mama lelah
Baca
+Pustaka
Bidadari di Dalam Rumahku

Bidadari di Dalam Rumahku

Aku terlalu capek karena harus menghadapi dua orang tak tahu diri. "Belum tidur ya," kata Mama saat melihat aku duduk di ruang keluarga. "Gak bisa tidur, Ma. Padahal aku capek banget loh," ucapku. "Jangan terlalu memikirkan kelakuan Arfan! Semua hanya akan membuat kamu kesal dan marah," kata mama. "Aku lelah, Ma. Aku ingin semua berakhir," ucapku. Mama memelukku, dia tahu saat ini aku butuh support yang banyak.
1035.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai mama lelah
Baca
+Pustaka
Suami Ojolku Ternyata Presdir

Suami Ojolku Ternyata Presdir

tanya Mama Riska dengan ekspresi cemas yang terpancar jelas di wajahnya, menunjukkan kekhawatirannya pada keadaan Sarah. Sarah tersenyum lembut, mencoba meredakan kecemasan Mama Riska. “Sarah cuma kelelahan, Mah. Ini sudah mendingan kok,” jelasnya sambil berusaha memberikan penjelasan yang meyakinkan. “Jangan capek-capek sayang, mama ikut khawatir,” ujar Mama Riska dengan suara penuh perhatian dan kelembutan.
1029.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mama lelah
Baca
+Pustaka
Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi

Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi

Ia mengerjapkan kedua netranya dan menatapku sendu. " Kenapa Mama menangis? Jangan menangis donk, Papa nggak kenapa-napa kok, cuma capek," hiburnya sembari mengusap jejak air mata dikedua pelupuk mataku. Bagaimana aku tidak menangis, karena pahlawan keluarga kami sedang mengalami puncak dari kelelahan mencari sesuap nasi untuk kami. Dan berjuang keras tanpa mengenal lelah, tanpa mengenal waktu, bahkan rela kelaparan disaat bekerja. Hanya demi kami Anak dan Istrinya.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai mama lelah
Baca
+Pustaka
Bukan Jodoh Idaman

Bukan Jodoh Idaman

"Emang pesta ulang tahunnya sampai pagi?" Keadaan Mimi yang tertekan membuat dia sedikit emosi. "Please, aku lelah, Ma. Bisa nggak Mama nggak usah tanya macam-macam dulu? Aku mau tidur karena nanti siang ada pemotretan."
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai mama lelah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status