Pemuda Perkasa Pilihan Nyonya
Jelas, jika pemuda itu dibuat kelelahan oleh Rain yang ternyata hyper dan begitu haus sentuhan.
"Siapa bilang jadi gigolo enak? Kalau main sekali dua kali dalam semalam, mungkin rasanya emang nikmat kayak di awal-awal tadi. Tapi sekarang, tulang betis, lutut, pinggang dan punggung gue rasanya kayak mau patah. Untung buatan Tuhan, kalau buatan China kayaknya udah merotol kayak baut berkarat yang dol...." Satria tak hentinya mengeluh dalam hati. Seluruh tubuhnya saat ini terasa pegal dan linu-linu. Bahkan, batangannya sekarang menjadi letoy, seperti terong ungu layu yang kehujanan.
"Nya, habis ini kapan lagi kita cek in?" Satria yang kelelahan, bertanya pada Rain yang meringkuk di sampingnya.
Hot Chapters