Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

suara Kara mengantuk tapi jelas dia baru saja menangis. "Sayang, Mama minta maaf. Mama sibuk hari ini dan lupa telepon. Tapi Mama sayang Kara. Sangat sayang." "Papa bilang Mama lagi sibuk sama Om Radit dan Mama gak peduli Kara lagi." Maya menatap Radit dengan amarah yang bercampur kehancuran. "Sayang, dengar Mama baik-baik. Papa bohong. Mama selalu peduli Kara. Kara adalah hal paling penting di hidup Mama. Lebih penting dari apa pun."
9.8117.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai mama muda tweet
Baca
+Pustaka
Status Kontrak dengan Kakak Angkat

Status Kontrak dengan Kakak Angkat

Aku memberanikan diri bertanya pada mama. "Ini, tadi ada pesan masuk ke HP mamah, nomornya nggak kenal, pesannya ternyata sebuah tautan dari salah satu sosial media Ti* T*k. Kamu 'kan tahu Mama nggak suka main sosial media. Di Mama nggak kebuka, Mama belum unduh aplikasinya. Coba di ponsel kamu lihat! Mama kirim pesannya, ya, ke nomor kamu."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai mama muda tweet
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Arwend Arau
Hai, selamat datang di cerita pertama Arwend Arau. Terima kasih yang sudah baca dan meramaikan cerita ini. Jangan lupa tinggalkan ulasannya ya. Ulasan yang positif dan membangun supaya lebih semangat lagi untuk up cerita, ...
Herti Herti
cerita nya aku suka,sepertinya akan banyak sekali rahasia didalam ceritanya,dan bikin penasaran,saya suka nama tokoh nya,semangat terus Thor semoga kisah nya menginspirasi banyak orang,dan tetap sehat agar bisa terus berkarya tentunya,dan memberikan semangat kpda semua orang untuk membaca...️
Baca Semua Ulasan
Menikah Dengan Majikan

Menikah Dengan Majikan

Mobil milik martuaku memasuki halaman rumah, terlihat mama turun dari mobil. Sementara, sudah beberapa jam lalu mas Brian meninggal rumah Mama. "Loh ,ada Fitri." "Kok mama pulang?" "Oh, iya. Enggak jadi Papa ada urusan." "Fit, kamu nyidam apa hari ini? Mama beliin mangga muda, nih." Mama menatapku lekat, yang dia tahu aku sedang mengandung.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai mama muda tweet
Baca
+Pustaka
Suami Bayaran

Suami Bayaran

Karena notifikasi di handphoneku terus berbunyi, aku segera mengambil handphone dari dalam tas dan membukanya. Aku menghela napas saat melihat apa yang heboh di akun media sosial Tiara. Tiara meng-upload foto kami tadi ketika makan siang bersama dengan caption Keluarga Pinus. Tentu saja hampir semua keluarga besar Mama heboh. Keluarga Pinus ❤️ 1.542 like, 985 comment. Caramel : tekkek kecemplung kalen, tenimbang golek mending balen. I'm so happy for Budhe and Pakdhe.
1093.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai mama muda tweet
Baca
+Pustaka
Tergoda Mama Muda

Tergoda Mama Muda

Maheen ikut berfoto, kemudian kedua perempuan tersebut mengunggah foto mereka ke story aplikasi pesan. Atalaric yang melihat unggahan Harvitha, mengulum senyuman. Dia turut senang dengan keberhasilan Harvitha yang mampu membeli motor secara tunai. Atalaric kemudian menelepon gadis itu yang menjawab dalam deringan ketiga. "Selamat atas motor barunya," tutur Atalaric. "Malu aku," balas Harvitha. "Malu, kenapa?"
128 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2 kali sebagai mama muda tweet
Baca
+Pustaka
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Apa karena Ibu adalah vampire? “Tentu saja. Kau mau membeli banyak mainan, bukan?” balas Ibu dengan senyumnya yang manis. Aku lalu mengangguk dan memeluk Ibu. Ibu pun membalas pelukanku dengan erat dan setelahnya kami bermain Bersama. “Tamara! Lihat! Ada kupu-kupu!” “Kupu-kupu?” “Iya, kemarilah!” “Wah!”
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai mama muda tweet
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA POSESIF

TUAN MUDA POSESIF

“Eng, maksudnya oma?” “Hahaha enggak, bukan apa-apa.” Maira berjongkok, perempuan paruh baya itu mengusap pipi Kara dengan sayang. “Cantiknya..” Pujian itu membuat Kara menunduk malu. “Hahaha duh gemes, kita ambil cookie sekarang aja yuk. Kara boleh ambil sebanyak yang Kara mau deh, mau bungkus terus di bawa pulang juga boleh.”
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 551 kali sebagai mama muda tweet
Baca
+Pustaka
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

“Kenapa jadi malu gitu?” Nadine menggeleng kecil, tapi senyum tipis mulai muncul di bibirnya. “Nggak apa-apa kok.” “Hmm…” Bu Darma menyandarkan punggungnya. “Dan satu hal lagi yang Mama perhatikan.” Nadine mengintip sedikit. “Apa lagi sih, Ma?” "Kalau kamu nanya apa Mama bakal kasih restu buat kalian, jawabannya 1000 persen Mama kasih."
10320.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai mama muda tweet
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Pesona CEO Muda

Pesona CEO Muda

Wajahnya basah dan makeup nya sedikit berantakan, tapi sialnya Nadine malah mendengar hal yang tidak ingin dia dengar. Dua orang wanita masuk, berbincang di depan cermin besar yang ada di toilet wanita. "Lihat nggak, yang tadi datang?. Itu tunangannya pak Saga" Ucap salah satu dari mereka. "Oya? cantik banget, aura orang kaya nya kelihatan jelas" Sahut yang satunya sambil tertawa. "Jelaslah, dia yang punya PT. Dewi Emas" "Serasi banget sama Pak Saga!, pasti kalau nikah pestanya meriah"
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai mama muda tweet
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

Begitu layar terbuka, langsung muncul wajah Lia, Indri, Yudistira, dan Adrian yang mukanya kayak belum siap ikut obrolan tapi dipaksa gabung. “Ziva sayang! Lagi apa kamu?” sapa Mama Lia semangat. “Lagi rebahan, Ma. Ada apa nih rame-rame?” “Gak ada apa-apa,” jawab Mama Indri santai. “Cuma kangen cucu di perutmu itu.” Kakek Yudistira langsung ikut nimbrung, suaranya kencang banget sampai Ziva refleks menjauhkan HP.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai mama muda tweet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status