Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan
Ketika itu, di pringgitan rumah kabuyutan masih tampak duduk melingkar pendeta Sung Tulodo, Ki Tapa, adik kandung Ki Buyut Wari Alit dan Pramu Mindo, Kamituo, Jagabaya, Jamur Selodri dan yang baru datang, Gesang Suci.
Minuman wedang sere, gula kelapa, ketan, nagasari dan jemblem masih tinggal di piring bertilam daun pisang. Kesepatan bersama sepertinya sudah mereka peroleh untuk mengajukan tanah oro-oro yang tepat di tengahnya terdapat pintu utama jalan menuju hutan Cembor. Di sana tersedia sumber air di bawah dua pohon beringin dan airnya mengalir bergabung ke sebuah sungai dari jurusan hutan.
Bab Populer