Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERJERAT OBSESI TUAN MAFIA

TERJERAT OBSESI TUAN MAFIA

Musik mengalun pelan—cukup rendah untuk membiarkan bisikan-bisikan berbahaya tetap terdengar oleh telinga yang perlu mendengarnya. Belum juga Cane mencapai area bar, sesosok pria paruh baya membelah kerumunan ke arahnya. Marco—sang pemilik klub—dengan setelan jas licin yang tampak terlalu berusaha terlihat mahal. Senyum di wajahnya adalah jenis senyum yang hanya lahir dari kebiasaan; lebar, tulus kepada uang, dan tidak kepada siapa pun. "Wah, selamat datang, Tuan Cane! Kehormatan besar bagi kami malam ini. Sudah terlalu lama Anda tidak berkunjung."
102.9K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as maniac
Read
+Library
SCANDAL

SCANDAL

cecar Moreno saat gadis itu mengantri keluar di pintu luar area parkir mobil. "Emangnya apa urusanmu?" "Karena aku yang bikin kamu nggak bisa nyetorin sketsa itu, iya, ‘kan? Apa kamu sudah siap lihat ular di kepalanya yang menjulur-julurkan lidahnya ke arahmu?" Sesaat Tsabitha berusaha menahan tawa gelinya begitu mendengar sindiran Moreno tentang Miss Medusa. "Miss Medusa itu hanya kiasan! Namanya Bu Hana, orangnya killer dan menyeramkan makanya semua orang menyebutnya Miss Medusa!"
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 352 Times as maniac
Read
+Library
Driving Me Crazy

Driving Me Crazy

"Tentu saja, wajahnya tampan sepertiku." Mendengar ucapan Darren Mikaela kembali terkekeh. "Juga sifatnya, sangat mirip denganmu. Egois, mau menang sendiri, tidak mau mengalah, pemaksa, dan apa yang dia inginkan harus dia dapatkan saat itu juga, benar-benar potokopimu," jelas Mikaela. Darren menutup korannya dan membalas pandangan istrinya. "Jadi selama ini aku seperti itu?"
9.763.4K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as maniac
Read
+Library
MANT(en)AN

MANT(en)AN

Namun, haruskah aku membiarkan perasaanku sendiri tercekik badai cemburu meskipun pada akhirnya niatku untuk membahagiakan seorang teman? “Jay! Gue berangkat dulu, ya. Doain gue.” Aku menoleh dan menemukan Tio dengan kemejanya. Ketampanannya semakin menyilaukan dengan gaya rambut yang disebut dengan Quiff, yang mana sisi kanan dan kirinya sangat tipis, kemudian di bagian depan dibuat berdiri. “Oke. Gue doain lo sukses,” jawabku kemudian. Tio melangkah keluar.
103.2K viewsOn holdAdded to Library 109 Times as maniac
Read
+Library
MANIPULASI CINTA MAFIA

MANIPULASI CINTA MAFIA

Cocok untuk orang introvert yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. "Kenapa hari ini kau tidak masuk sekolah? Apa kau ada masalah?" tanya Stella kala melihat raut wajah Miki yang tidak terlihat baik. "Hekh." Miki menyeringai kecil ketika mendengar hal itu. "Masalah? Masalahnya, aku sudah sulit membedakan mana masalah dan mana tidak. Semua yang ada di hidupku adalah masalah, termasuk diriku sendiri.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as maniac
Read
+Library
Driving Me Mad

Driving Me Mad

Rasa takut mulai mendera karena Jim nampak berubah menjadi orang lain. Apa ia mabuk? Secepat itukah? Shine lihat Jim hanya meminum beberapa teguk saja. "Jim, sepertinya kita harus pulang," pinta Shine panik. "Pulang? Ini rumah kita. Kau ingin pulang kemana?" "Apa kau mabuk, Jim?" Shine mulai waspada, ia memagari tubuhnya dengan tangan karena Jim semakin mendekat. Matanya tajam menatap mata Shine.
9.939.4K viewsCompletedAdded to Library 866 Times as maniac
Read
+Library
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Saat aku masih belum puas, Liam mendekat dan menyodorkan segelas minuman. "Aku nggak minum lagi. Hari ini sudah terlalu banyak minum, kalau lanjut lagi aku nggak bisa pulang," tolakku sambil menahan sensasi aneh di bawah sana. "Ini bukan alkohol, ini jus pereda mabuk. Minum sedikit saja agar perutmu lebih nyaman.” “Apa kamu merasa nggak enak badan? Aku melihatmu terus duduk di pojok sendirian. Bagaimana kalau kuantar pulang saja sekarang?"
3.5K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as maniac
Read
+Library
Ketika Pewaris Jatuh Cinta

Ketika Pewaris Jatuh Cinta

Netranya menatap teman-temannya yang sudah ambruk bermandikan darah dari mulut mereka sendiri. “Kotoran kayak lo harus gue singkirin dari bini gue.. Manusia nggak tau diri yang mengharap bidadari emang udah mestinya dimatiin biar sadar!” Senyum menawan Mian terlihat begitu mengerikan di mata Mario. “Last but not least, buat lo inget! You may know my name, but unfortunately you don't know who I am, Mario!” Terakhir.. Mian membalikan sebuah meja hingga kaki-kakinya berada di atas. “I’ll send you to hell, Tikus!!” Mian menghempaskan apa yang ada ditangannya ke tubuh Mario sebelum membuangnya ke sembarang arah.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as maniac
Read
+Library
Membawa Benih Sang Mantan

Membawa Benih Sang Mantan

' Tiba tiba sebuah tulisan CapsLock muncul di layar komputer miliknya. " Bren**ek! siapa yang berani bermain main denganku ini? bahkan dia menghinaku, kekanak kanakan sekali" monolog Sean. ' PASTI TUAN SEDANG MARAH DAN MEMAKIKU KAN? TIDAK PERLU MENCARI TAHU TENTANGKU, AKU ADALAH X-MAN. SAMPAI JUMPA DI LAIN WAKTU, DAN SELAMAT BEKERJA TUAN'
10103.4K viewsOngoingAdded to Library 3.1K Times as maniac
Read
+Library
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Lutut Alexander lemas, dia jatuh ke lantai. Mafia berdarah dingin itu, pria yang pernah menembus hujan peluru tanpa sekalipun mengedipkan mata, benar-benar hancur. Dia merangkak ke sisinya, tangan gemetar menyibakkan rambut yang kusut dan berlumuran darah dari wajahnya yang tak bergerak. "Alana! Bangun! Ini nggak lucu!"
57.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as maniac
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status