Hijrah Cinta Bryan
Tadi malam ia terlanjur murka dan memarahi istrinya, menyuruh wanita itu pergi begitu saja, kini yang ia tahu Zeliya sudah pergi ke rumah ibunya.
"Argh, Reno!" teriak Bryan kesal, sembari membanting bantal. Ia teringat cara lelaki itu menceritakan hubungannya dengan istrinya. Menggambarkan Zeliya seperti wanita nakal yang pernah ia temui. Tapi, ia berusaha menyangkal semua itu. Sayangnya, saat ia bertanya apakah Zeliya pernah memiliki hubungan dengan pria itu, sang istri justru diam yang itu berarti membenarkan.
"Ya allah," lirih Bryan. Belakangan ia sibuk bekerja, sampai-sampai salat lima waktu saja ia selalu telat mengerjakannya. Bahkan, ia kini belum solat Isya.
Sikat na Kabanata