SEMALAM DENGAN PREMAN
Sendiri, sepi.
Carissa membuang napas pelan, menyeka sudut matanya yang tiba-tiba jatuh saja. Dasar cengeng! Kenapa pula ia harus menangis? Bukankah dunia sedang mengajarkan dirinya untuk ikhlas? Menerima setiap keadaan? Dan ... bukankah dunia sedang mengajarkan arti kekuatan? Bahwa dibalik lemahnya diri saat ini, Tuhan selalu membersamai dalam setiap langkahnya. Memberi kekuatan sampai bisa berdiri di atas kaki sendiri.
"Kamu kuat, Risa. Ya, kamu kuat!" ucapnya menguatkan. Namun, sekuat apapun manusia, pasti ada titik di mana ia lemah, terpuruk.
Hot Chapters