ARINDA
Dia marah melihat kekasihnya berjalan dengan laki-laki lain.
Arinda menutup mulutnya dengan bola mata yang membola seolah melupakan sesuatu, gerakan yang sengaja untuk mengejek Zayn. "Ah, aku lupa."
Zayn hanya mampu diam melihat itu, nafasnya masih memburu tak beraturan. Ia masih menunggu apa yang akan wanita itu ucapkan.
"Aku lupa mengatakan jika, aku mau kita putus," ujar Arinda tanpa ekspresi, nada suaranya pun menunjukan keseriusan.
Hot Chapters