Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MATE

MATE

Mata hitamnya menatap lurus ke arahku, melihatku seolah aku adalah mangsa berikutnya. Tubuhku bergetar, sungguh aku merasa sangat takut saat ini. Belum pernah sekalipun aku merasa setakut ini pada Dave. Dave terlihat sangat berbeda. Tidak, bukan Dave ... itu serigalanya. Aku terkesiap saat tubuhnya sudah berada di depanku. Mata hitamnya masih terus mencengkram mataku, membuatku tak bisa memalingkan pandanganku dari matanya. Dan aku baru sadar jika warna matanya tidak sepenuhnya hitam. Dari jarak sedekat ini aku bisa lihat jika ada sedikit warna merah di matanya.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai mata indigo
Baca
+Pustaka
BERCINTA DENGAN HANTU

BERCINTA DENGAN HANTU

“Bagaimana bisa?” Darto mengangguk-anggukan kepalanya, dia pernah membaca di internet bahwa Indigo itu adalah bakat bawaan seseorang yang diberikan Tuhan, ada beberapa jenis Indigo, antara lain: Mampu berkomunikasi dengan Makhluk Kasat Mata Telepati, kemampuan dapat membaca isi pikiran orang lain Klervoyans, mampu melihat kejadian-kejadian yang sedang terjaadi ditempat lain
9.882.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai mata indigo
Baca
+Pustaka
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

Mata bening itu terlihat mengembun. "Tolong lepaskan saja Aku, Mas. Tidakkah kamu ingin melihatku bahagia?" Dia kembali memohon. Kali ini suaranya bergetar. Bulir bening itupun akhirnya jatuh di kedua pipinya yang mulus. Pemandangan yang sangat jarang aku temukan. Zahra menangis dan memohon di hadapanku. Haruskah aku mempertahankan keegoisanku untuk tetap ingin bersamanya? Sementara hal itu justru membuatnya menderita?
9.6291.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.0K kali sebagai mata indigo
Baca
+Pustaka
Air Mata Diandra

Air Mata Diandra

" Mama nampak terharu seraya memeluk Bimo. Tapi matanya melotot ke arah Diandra. Diandra yang takut melihat tatapan sang mama seketika menunduk. "Bimo sepertinya kamu benar benar mencintai Diandra, priotas kamu sudah bukan lagi mama sekarang. Bagaimana nanti jika kamu benar benar melupakan mama." Mama membatin dalam hatinya terluka tapi dia berpura pura bahagia didepan Bimo. *** "Hah ini cincin cuma 5 juta Ma hargany, Sedangkan Diandra dibeliin kalung 20 jt." Ujar Sita setelah melihat surat Perhiasan yg disodorkan Mama.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai mata indigo
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

tanyaku dengan gelisah dan panik seketika. “Mata batinmu itu ada dua tingkatan. Pertama, penglihatan yang peka terhadap keberadaan mahluk gaib dan melihat penampakannya sedangkan kedua, penglihatan yang mampu menembus ke masa lalu kelam seseorang. Dan yang kedua ini adalah yang terberat untukmu, Adinda,” terang Nenek Idah padaku yang membuat diri ini ketakutan akan bahaya yang menghampiri kedua putriku.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai mata indigo
Baca
+Pustaka
Air Mata Aruna

Air Mata Aruna

Pandangan mata Lukman melihat jelas, bagaimana cairan bening dari dalam area sensitif Dinatri menyembur keluar dengan erangan yang tak putus dan tubuh Dinatri bergetar hebat sembari memegang bagian sensitifnya. “Bang ... apa ini? Eenaaak Bang! Aah!” erangnya walau jemari tengah Lukman sudah tidak memainkan daging merah miliknya. Namun, terlihat daging itu berkedut keras dan tertangkap mata Lukman.
910.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai mata indigo
Baca
+Pustaka
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Saat pintu didorong terbuka, Rangga hampir mendongak dengan penuh harap. Namun begitu melihat sosok Sarah, cahaya di matanya seketika padam. “Bagaimana kamu bisa masuk?” tanyanya dingin. Sarah tersenyum menjilat, suaranya dibuat manja. “Semua password-mu ‘kan tanggal lahirku, tentu saja aku tahu.” Rangga tertegun. Bahkan dirinya lupa, semua sandi memang memakai tanggal lahir Sarah.
28.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 874 kali sebagai mata indigo
Baca
+Pustaka
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

"Welcome to TechVenture Asia, Radit. Let me show you around." Dia diperkenalkan pada tim, campuran dari berbagai negara. Ada Richard dari UK, Priya dari India, Chen dari China, dan... Maya. Maya, wanita Indonesia berusia sekitar 30-an dengan penampilan profesional. Rambut panjang dikuncir tinggi, mengenakan blazer abu-abu dengan celana hitam. Wajahnya familiar, bukan karena cantik, tapi karena ada sesuatu yang... hangat.
9.8119.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai mata indigo
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Justin mengepalkan kedua tanganya dan menatap lurus, dengan deru napas kasar. Pembawa acara, mengambil mikrofone dan berkata "Barang lelang kali ini Ada kalung liontin permata biru, yang terbuat dari giok dan berilan." Sebuah kain penutup di buka. Kilauannya memantulkan cahaya. “Harga dimulai dari tiga miliar.” Justin terpaku sesaat. “Tiga dua.” jackob berkata sambil mengangkat papan nomor. “Tiga emat.” sambung yang lain.“Tiga tujuh.”kata pria berkaca mata. Justin masih terdiam mengamati, Jackob terkekeh, lalu kembali mengacungkan papan nomornya. “Lima miliar.” sambung Jackob, lalu menyunggingkan seulas senyum.“Apakah ada yang lebih tinggi, dari nomor dua?” dengan percaya dirinya Justin berk
929 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai mata indigo
Baca
+Pustaka
Senja di Matamu

Senja di Matamu

Dia cukup tampan. Namun tatapan matanya, aura cabul dan menyeramkan itulah yang membuatnya gelisah. Dia mengulurkan tangan. "Namaku Uri, Aku orang Indo dari Georgia." Tania tidak menjabat tangannya dan berbalik. Uri menarik tangannya dengan canggung. "Aku teman Chaz. Susah cari taksi di sini. Kuantar pulang saja." Tania menolak dengan tegas, "Nggak, makasih. Klub ini ada mobil yang bisa antar."
23.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 859 kali sebagai mata indigo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status