Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dara  Amara

Dara Amara

Sampai didalam kamar hijau miliknya,diambilnya toples-toples berisi tangan,jantung,serta mata yang terendam air berbalur lendir putih yang menggumpal itu. Terlihat dari luar Bagian-bagiantubuh itu sudah membusuk dan membiru. Jari-jemarinya menyentuh pelan permukaan toples itu kemudian mulai menyanyikan lagu Ding - Dong Ding Dong Ding Dong Ku datang padamu Bukalah pintu.... Belum lagunya selesai dinyanyikan,jari-jemarinya berhenti disebuah toples kaca bening bertuliskan 'janin'
103.3K viewsOn holdAdded to Library 116 Times as mata amber
Read
+Library
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

Sementara Bu Jisah dan Bu Usi berdiri di depan mereka. “Ada apa, Mak?” tanya Candra ikut dalam obrolan. “Katanya zombi-zombi itu udah nyampe di Rawa Panjang,” jawab Mak Ijun. “Kata siapa?” “Saya ngelihat sendiri, Can,” imbuh Bu Jisah. “Tadi ‘kan saya pulang dibonceng si Amir dari terminal, terus di perempatan Rawa Panjang itu banyak pengendara motor yang berhenti karena lampu merah diserang zombi-zombi.”
2.6K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as mata amber
Read
+Library
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

kata Pram dengan suara bergetar kala suatu hari Vita kembali jatuh sakit dan pingsan. “Aku tidak mau Mama Vita semakin menderita, Pa. Tolong jaga Mama Vita untuk Mas Raga.” Permintaan yang membuat Pram meleleh. Ia tahu betapa sayang Nesa pada calon ibu mertuanya yang kini terbaring lemah.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 258 Times as mata amber
Read
+Library
Ammara (antara dendam dan air mata)

Ammara (antara dendam dan air mata)

Andra yang sedari tadi berada di belakang Ammara ikut terharu dan meneteskan air matanya. Dia tak sanggup melihat wanita yang dicintainya terluka seperti itu. Safa yang berdiri di samping Ammara ikut menangis melihat kesedihan kakak iparnya. Sembari mengelus rambut sang kakak ipar. Andra yang ikut meneteskan air mata mencoba menenangkan Ammara yang masih memeluk jasad bayinya.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as mata amber
Read
+Library
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Riko dan Jejen memegang tanganku dengan kuat, tak memberi ruang untuk melawan. "Matamu bagus sekali. Satu biru, satu hijau. Seperti mata kucing. Atau jangan-jangan kamu keturunan alien?" Bobi melontarkan ledekan, tawanya menggelora di udara. Tiba-tiba, ia menengadahkanku, jari-jarinya menahan kelopak mataku agar tak bisa terpejam. "Mari kita lihat apa yang terjadi kalau mata seperti ini diberi sinar matahari!" serunya, dan aku terpaksa menatap matahari yang begitu menyilaukan. Air mata mulai mengalir dari sudut mataku, kepalaku terasa berputar, dan rasa pedih menjalar. Aku memberontak, tetapi Riko dan Jejen menahan tubuhku, tawa mereka menggelegar di sekelilingku.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as mata amber
Read
+Library
Mata Ketiga Manda

Mata Ketiga Manda

Tapi tentu saja dengan cepat Colin segera mencari info yang berkaitan dengan Nicol dan perusahaan yang dimiliki oleh Matew Rock. Dari informasi yang diperolah oleh Colin memang tidak menjelaskan dengan gamblang keterkaitan antara Nicol dan Matew. Namun dari sana Colin menemukan fakta bahwa beberapa artis Hollywood termasuk Nicol adalah brand ambasador dari produk milik perusahaan tersebut.
853 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as mata amber
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

"Dari dulu penasaran. Warna mata lo asli? Atau lo pakai soflent?" Amora memang penasaran. Ia selalu kagum dengan warna bola mata Raga yang berwarna hijau pekat. Sangat indah. Raga tertawa mendengarnya. Ia menoyor dahi Amora, membuat wajah cewek itu yang sebelumnya sangat dekat dengan wajah Raga agak menjauh. "Asli. Kenapa emang?" "Serius? Gue baru sadar kalo ternyata warna mata hijau asli lebih bagus dari soflent temen gue."
109.0K viewsOngoingAdded to Library 189 Times as mata amber
Read
+Library
Tamming The Jerk Billionare

Tamming The Jerk Billionare

Kael mulai kehilangan kesabaran. "Massimo Moratti Ambrossini," sahut Greg menatap Kael. "Apa? Siapa?" "Kubilang Massimo Moratti Ambrossini. Nama panggilannya Amber, aku yakin kau mengenalnya." Kael terhenyak dan terdiam. Jika dipikir, bukanlah suatu kebetulan jika Amber dan Greg tiba-tiba datang menemuinya dalam satu waktu karena dia tahu betul Greg bukanlah tipe orang yang mau membuang waktunya untuk hal-hal yang tak penting, sedangkan Amber, sejak pertama kali bertemu, Kael telah merasakan ada sesuatu yang aneh dari wanita itu namun ia tak ingin tahu dan tak mempedulikannya. Tapi kini, setelah semuanya sedikit terang dan jelas, mau tak mau Kael harus menyelidiki apa motif dari wanita yang
1012.4K viewsCompletedAdded to Library 435 Times as mata amber
Read
+Library
One Night Stand With A Billionaire

One Night Stand With A Billionaire

Matahari bersinar cerah, memancarkan cahaya keemasan yang menembus celah-celah gedung pencakar langit. Suara keramaian kota mulai terdengar, dengan orang-orang yang berlalu lalang, mobil-mobil yang melintas, dan suara burung yang berkicau. Namun, di tengah suasana yang ceria itu, Amber tampak muram.
1035.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as mata amber
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status