Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

Ucap Rio "Kakak setuju dengan kamu Rio" Puji kak Sasa "Yaudah kita mulai sekarang latihannya ya" Lanjut kak Sasa. (Rindukan Dirimu) Berjanjilah wahai sahabatku Bila kau tinggalkan aku Tetaplah tersenyum Meski hati sedih dan menangis Kuingin kau tetap tabah menghadapinya Bila kau harus pergi
101.8K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as ira indigo
Read
+Library
AIR MATA RINDU

AIR MATA RINDU

Aku harus buktikan jika aku bisa bahagia meski gagal menikah dengan Mas Dimas. Seorang Rindu Anjani harus bangkit lagi!. Kakiku kembali melangkah untuk meneruskan perjalanan. Tak mau datang terlambat yang akan menyebabkan bos di pabrik mengomel panjang lebar. Tak memerlukan banyak waktu, kakiku kini sudah berhenti di depan pagar yang cukup tinggi. Ya, pabrik roti. "Selamat pagi, Dek Rindu."
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 553 Times as ira indigo
Read
+Library
Blue Flame

Blue Flame

Rohana kembali bekerja, menyiram satu per satu tanaman dengan hati-hati. Saat akhirnya sampai di mawar hitam itu, ia mendekat untuk melihat lebih jelas. Warnanya begitu pekat seolah menyerap cahaya di sekitarnya. Indah, namun membawa aura ganjil, nyaris mengancam. Lalu ia melihat sesuatu. Noda merah gelap menempel di kelopak bagian dalam. Detak jantungnya berdetak lebih cepat. Ia menunduk lebih dekat, memastikan.
870 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as ira indigo
Read
+Library
Renjana

Renjana

Eh Nina malah tertawa, tapi emang ajaib tuh setan, setelah kami balik semua barang rapi, layaknya tidak terjadi apa-apa, padahal sebelumnya seperti kapal pecah, sejak kejadian itu aku dan Ida tidak pernah meragukan Irine, si anak Indigo. ★★★★★★★★★★★★★★★★★★★ “Duuh panasnya, ngapain sih panas-panas gini kita di kumpulin ditengah lapangan,” keluh Ida. “Buat jemur kamu, Da, kamu kan putih jadi biar agak item dikit, biar eksotis gitu, sawo matang,” jawabku bercanda.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as ira indigo
Read
+Library
Gantari

Gantari

Semua berubah ketika aku menyentuh kayu itu, adonan jenang yang tadinya berwarna coklat berubah menjadi merah pekat dan baunya sangat anyir. "Bu, ini jenang dodolnya kenapa seperti darah?" "Itu memang darah."
1.6K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as ira indigo
Read
+Library
Payung Merah

Payung Merah

Nada suara Axel sudah kembali datar. "Aku setuju. Urusan di sini biar aku yang tangani." "Kau memang selalu bisa ku andalkan, Rei," tutur Axel. "Terima kasih," Reiden tersenyum, "lalu kau berencana berlibur kemana kali ini?" sambung Reiden. "Aku ingin mendaki gunung tertinggi yang North Carolina miliki." "Kedengarannya menyenangkan," Reiden berkomentar.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as ira indigo
Read
+Library
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

Segera ia menghapus air matanya dan merapikan kembali pakaiannya. Namun belum sempat dr.Rayan menjawab pertanyaan mamanya, tiba-tiba seorang perawat menghampiri mereka. "Maaf dr.Linda, di ruang IGD ada seorang gadis yang bernama Zahra mengalami memar dan luka di sekujur tubuhnya, dr.Adam lagi tidak ada di tempat jadi kami mohon bimbingan dari dr.Linda." Ucap perawat itu yang ternyata adalah mahasiswa yang sedang magang di rumah sakit ini.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as ira indigo
Read
+Library
Kuranji

Kuranji

kata Pendekar Sabuk Maut sambil menyingkirkan Pendekar Pedang Kilat dari atas tubuhnya. “A–ayo!” Keduanya merangkak kabur tanpa menoleh lagi ke belakang. Kirai membersihkan luka Mahzar dengan sehelai sapu tangan berwarna kuning gading miliknya. Sapu tangan tersebut berhiaskan sulaman seekor burung kuau raja pada salah satu sudutnya. “Isst.” Mahzar meringis menahan perih. “Pakai ini!” kata Kuranji, datang menyodorkan sekantong kecil ramuan herbal kering.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as ira indigo
Read
+Library
Rindu yang Terluka

Rindu yang Terluka

RINDU YANG TERLUKA - Satu Hari di Santera Pagi yang dingin. Kabut masih tampak pekat saat jendela di buka. Ika merapatkan jaketnya, berdiri di dekat jendela ruang tengah. Di mana dia tidur berjajar dengan Irene dan anak-anak di atas springbed lantai yang dibentang di ruang tengah. Sedangkan Radit tidur di kursi ruang tamu. Pak Farhan dan Bu Tiwi tidur di kamarnya Noval.
9.9191.8K viewsCompletedAdded to Library 7.1K Times as ira indigo
Read
+Library
Indra Keenam

Indra Keenam

Aku bernama Andrew Paxly dari keluarga Paxly. Sejujurnya dari semua keluarga kami hanya aku yang memiliki keanehan, mereka mengatakan ke anehan atas apa yang kumiliki sebab dari jaman dulu keluarga Paxly secara murni tidak memiliki Indra ke enam sebab keluarga Paxly percaya bahwa Indra ke enam itu bisa di peroleh jika dia melakukan meditasi yang lama dan melakukan sebuah pengembaraan dan bertemu mahluk aneh yang kemudian mengajari peminta Indra ke enam cara memperoleh dan menggunakannya dengan baik. Mereka terkadang menjauhkan aku, kecuali adik ayah dan ibuku mereka tetap menyayangi aku seperti seorang yang sangat berharga.
4.2K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as ira indigo
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status