TAK INGIN BERCERAI
Dengan wajah lesu, suamiku itu mengambil lauk keatas piringnya.
“Kamu kenapa gak ke masjid, mas?” tanyaku akhirnya, sebab selama ini setiap jum’at mas Galih selalu bersemangat pergi sholat. Menggunakan sarung dan baju koko putih serta kopiah warna senada dengan bajunya, penampilan yang sangat disukainya ketika hari jum’at tiba.
“Males, Mur.. sholat cuman gitu-gitu aja,” jawab mas Galih sekenanya.