Pendekar Bukit Meratus
Ke 5 orang ini lalu bergerak cepat, cuaca makin malam dan kini mereka sudah melompat ke atas rumah Temanggung Idar dengan gerakan yang sangat cepat dan tidak menimbulkan suara.
“Hmm…kena kali ini kamu pincang, bangsat sekali berani betul menggoda selirku,” geram Temanggung Idar, sambil bergerak menuju ke rumahnya sendiri.
Dia langsung hunus goloknya, walaupun bukan pendekar hebat, tapi Temanggung Idar juga bukan pria lemah, dia memiliki kesaktian yang lumayan.
Baru saja si Putul bersiap menghunus 'senjata istimewanya' ke dalam pelepasan Nyai Safitri yang kini sudah tanpa busana.