Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dari Pecundang Jadi Pahlawan

Dari Pecundang Jadi Pahlawan

“Akhh …! Apa mereka membuangku ke negara Dunia Ketiga?” Dia ingin bangkit, tapi tak mampu. Tubuhnya kembali bergetar hebat. Rasa nyeri menghantam dada dan perutnya seperti seorang petarung MMA yang kalah telak. Dipejamkannya mata saambil meringis. Lalu kilatan-kilatan samar yang ta dimengertinya, muncul di ruang mata. Rasa terkejut menyergap kala melihat gambaran gadis yang diikat di tempat tidur, lalu wanita paruh baya yang dikubur seadanya di tepi kali. “Ibu …,” suara lirih meluncur dari bibirnya. “Aku gagal menjaga Willow.”
101.0K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Kampus sengaja meliburkan mereka yang terlibat dalam kegiatan tesebut, dikarenakan berbagai macam pertimbangan, untuk pemulihan fisik serta mental para Mahasiswa, terutama mereka yang sudah mengalami kejadian-kejadian aneh dan menegangkan, yang susah di nalar oleh logika dan hampir merenggut nyawa dan keselamatan mereka! Dan Cahyo adalah Pahlawan yang tiba-tiba namanya meroket dan terkenal di Kampus. Aksi pemberani dan luar biasanya karena telah berhasil menemukan seratus orang lebih peserta yang tersesat, yang ternyata di sekap di sebuah gua oleh Pengikut Ratu Kumala Suci!
9.272.3K viewsOngoingAdded to Library 2.0K Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Tangannya terikat. Matanya kosong. Tidak ada lagi perhitungan. Tidak ada lagi rencana. Hanya satu hal yang tersisa: penyesalan. “…aku memilih jalan yang salah,” bisiknya Di malam yang sunyi itu… seorang pangeran kembali ke istana. Bukan sebagai bangsawan. Bukan sebagai pemimpin. Melainkan sebagai… tahanan. Dan di Aethelgard yang mulai runtuh dari dalam…
1.6K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

“Semacam tempat rehabilitasi. Dekat dengan pos penjaga Lembah Palapa. Fasilitas seperti rumah sakit besar yang punya banyak ruangan. Saat kondisi pahlawan tidak dimungkinkan mengikuti misi, atau bahkan kembali, kami memindahkannya ke sama. Dan beberapa dari kami—mm ... oke, hanya aku darah campuran di sini—beberapa dari kami bekerja di sana. Kuharap ini takkan terjadi, tapi setelah kembali dari garis depan, ada beberapa pahlawan yang memang tidak dianjurkan bertahan di Padang Anushka.” “Contohnya?” “Mati suri,” kata Dalton. “Tidak bisa sadar lagi. Atau nyaris mati.” Aku punya firasat mereka membicarakan seseorang, terutama ketika Layla mulai menatapku pedih. “Atau gila,” sambung Isha, akhirn
1019.3K viewsOngoingAdded to Library 521 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Dan bahwa cinta, meski bukan miliknya, tak perlu dihancurkan untuk membuktikan bahwa dia pernah ada. Malam itu, dia menulis kalimat terakhir di dinding gubuknya: “Aku bukan pahlawan, bukan penjahat. Aku hanya seseorang yang terlalu lama berjalan tanpa tahu arah. Tapi hari ini, aku berhenti. Dan itu cukup.” ---
102.0K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

tanyanya tak sabar. “Paman, dadaku.... Aaahhhh.” “Pangeran! Pangeran! Pangeran!” Bu Huang menerkam kencang kedua lengan bahu Zhao Shing. Pangeran muda itu telah kehilangan kesadaran seketika.
8.218.0K viewsCompletedAdded to Library 684 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Gila Karena Penyesalan

Gila Karena Penyesalan

Seluruh aula mendadak sunyi. Para tamu melotot tak percaya, menatap layar, lalu menatap Sherly yang sekarang sedang berpura-pura lemah seolah bisa pingsan kapan saja. Wajah penuh provokasi dalam video itu, berbanding terbalik secara kejam dengan tampilan ‘lemah tak berdaya’ yang dia pasang sekarang. “Ini ... apa maksudnya?” “Bukannya dia pusing sampai harus didahulukan untuk diselamatkan? Kok kelihatannya sehat-sehat saja?”
14.5K viewsCompletedAdded to Library 478 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Kali Kesembilan Dia Pergi

Kali Kesembilan Dia Pergi

Sekarang, aku hanya merasa lelah. "Raka," kataku dengan tenang. "Beberapa kesalahan tidak bisa dihapus. Sekali sebuah pilihan dibuat, tidak ada jalan kembali." "Tapi aku benar-benar tahu aku salah, aku ...." "Tidak." Aku memotong ucapannya. "Kamu menyesal hanya karena kamu sudah kehilangan segalanya. Jika Julisa tidak mengkhianatimu, jika keluargamu masih berkuasa, kamu akan tetap berada di pihaknya, merencanakan sesuatu melawanku."
5.0K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Suara Arsitek Pertama terdengar sangat dekat, seolah-olah dia sedang berdiri tepat di belakang bola mata Kael. "Biarkan aku yang mengendalikan kekuatan ini, dan aku akan memastikan namamu diingat sebagai pahlawan yang mengorbankan diri demi kestabilan alam semesta." Kael mendengus dingin, meski sudut mulutnya sudah mengeluarkan busa berwarna ungu. "Pahlawan? Aku tidak pernah meminta gelar sampah itu darimu. Jika kau ingin namaku diingat, ingatlah aku sebagai orang yang akan menyeretmu ke dalam neraka ketiadaan!"
1.9K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

"Sembilan bulan lalu, tempat ini adalah neraka. Budak mati setiap hari. Harapan adalah kata yang tidak ada dalam kosakata kami. Lalu datang seorang pemuda yang mati di dunia lain dan terbangun di dunia ini dengan tidak lebih dari kecerdikan dan keberanian keras kepala." Dia menoleh padaku, mata tuanya berkilau dengan air mata yang tidak jatuh. "Wa Lang bukan pahlawan sempurna. Dia membuat kesalahan. Dia ragu-ragu. Dia takut. Tapi dia memilih untuk melangkah maju. Dan dengan setiap langkah, dia membuat jalan bagi yang lain untuk mengikuti."
101.4K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status