Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Atlet Sekolah Menyebalkan Jadi Suamiku

Atlet Sekolah Menyebalkan Jadi Suamiku

Alina keluar, dan Arion jalan di sampingnya menuju pintu masuk. Perpustakaan itu besar banget, lebih besar dari yang pernah Alina lihat. Ada rak-rak tinggi penuh buku yang tersusun rapi, dengan sekitar dua puluh meja persegi panjang buat belajar atau baca buku. Suasananya tenang, hanya ada suara pelan orang yang ngobrol atau langkah kaki.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai meja perpustakaan
Baca
+Pustaka
Exit

Exit

Ibu guru dengan makeup tipis di meja besar sana menunjuk aku dan Laura dengan pulpen di tangannya. “Eh, mau masuk, Bu.” Aku menjawab tergagap. Kamu harus terlihat professional, Olin, batinku sendiri. Aku mulai melangkah masuk, diikuti Laura di sampingku. Di dalam perpustakaan seluas ini terdapat lebih dari lima rak bertingkat yang mengelilingi satu meja yang dapat memuat lebih tiga puluh siswa di tengahnya. Meja itu digunakan untuk membaca di dalam perpustakaan, jika masih kekurangan tempat murid bisa memilih tempat membaca setelah pintu masuk. Jadi, sebelum memasuki meja besar itu akan ada dua rak yang berjejer berseberangan, lalu di antaranya ada beberapa kursi lagi sebagai cadangan apa bi
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai meja perpustakaan
Baca
+Pustaka
10 Years Ago

10 Years Ago

Bibirnya membentuk suatu lekukan tipis. Suasana perpustakaan begitu tenang. Inilah yang membuat Andin betah berlama-lama di sini. Kombinasi zat kimia volatil melebur dengan udara sekitar membuat siapa saja kecanduan menciumnya, tak terkecuali Andin. "Din, lo baca apa?" tanya Putri baru saja tiba bersama Meysa. Andin mendesis. Jari telunjuknya melekat di depan bibir. "Jangan ribut, nanti dimarahin Ibu Perpus." Andin belum tahu nama guru pengelola perpustakaan.
1015.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 540 kali sebagai meja perpustakaan
Baca
+Pustaka
Cinta Orang Ketiga

Cinta Orang Ketiga

Aroma permusuhan tercium jelas di ruang kerja Fairuz. Ruangan yang berada di lantai satu dan memiliki pintu penghubung dengan perpustakaan mini, merupakan tempat favorit pria tersebut. Dengan luas 8×7 m2, ruangan tersebut cukup besar untuk ukuran sebuah ruang kerja di rumah pribadi. Di bagian paling belakang, di tengah ruangan, diletakkan meja--yang terbuat dari kayu jati pilihan dan ukiran bernilai seni tinggi--dengan ukuran besar, lengkap dengan kursi putar yang memiliki sandaran tinggi. Di depan meja itu, juga diletakkan dua buah kursi putar, tetapi tidak sebesar dan semewah kursi pertama.
1024.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 791 kali sebagai meja perpustakaan
Baca
+Pustaka
Claudia's Gift Shop

Claudia's Gift Shop

ajak Riana. Setelah menaiki tangga, mereka tiba di lantai kedua.Di sana mereka langsung dihadapkan pada meja pustakawan yang dilindungi oleh bilik khusus.Ruangan itu cukup luas dengan rak-rak buku berjajar menutupi dinding, sementara bagian tengahnya di isi oleh barisan meja untuk membaca. “Selamat sore kak, saya ingin mengembalikan buku yang saya pinjam minggu lalu,” sapa Riana pada pustakawan yang berusia dua puluhan awal itu.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai meja perpustakaan
Baca
+Pustaka
Tiga Mayat Satu Takdir

Tiga Mayat Satu Takdir

"Pergilah. Aku akan beri akses ke bagian terbatas perpustakaan—tapi hati-hati. Baseus besar, tapi tak bebas dari mata-mata." Hari-hari berikutnya berlalu dalam kabut buku dan debu. Perpustakaan Akademi Baseus adalah labirin luas, rak-rak kayu tinggi menjulang hingga langit-langit, penuh dengan gulungan perkamen, kitab kulit tua, dan tablet batu yang diukir simbol kuno. Cahaya kristal biru samar menerangi ruangan, menciptakan bayangan panjang di lantai marmer, sementara aroma kertas usang dan tinta kering memenuhi udara. Kael, Sarah, Laila, dan Murphy duduk di meja panjang, tumpukan buku mengelilingi mereka, mata mereka merah karena kurang tidur tapi penuh tekad.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai meja perpustakaan
Baca
+Pustaka
Di Bawah Selimut Mr. Jaxx

Di Bawah Selimut Mr. Jaxx

Selesai makan, saat pelayan membereskan meja makan, Ana kembali mendekati meja makan, “Apa di sini ada perpustakaan?” “Perpustakaan khusus dibuat untuk Mr. Jaxx saja, jika Nona ingin membaca buku, Nona bisa membaca buku yang disimpan di ruang tengah.” “Ruang tengah yang mana?” tanya Ana lagi. Setelah pelayan menunjuk ruangan tersebut, Ana pun langsung ke sana, cukup banyak buku di ini, dan dia mencari bacaan yang paling membuatnya tertarik. “Lentera di dalam tembikar.” Judul itu membuat Ana langsung mengambil bukunya dan saat pelayan datang mengantar teh dengan kudapan, Ana bertanya, “Siapa yang memilih buku-buku ini? Apa sudah ada sejak rumah ini dibeli?”
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai meja perpustakaan
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Aluna pun melepaskan sepatunya dan meletakkan sepatu itu di sisi kanan pintu, sehingga tidak mengganggu orang-orang yang hendak keluar masuk perpustakaan. Perpustakaan sekolah Aluna cukup besar dengan rak-rak buku yang tersusun rapih, ruangan ini memiliki dua lapis pintu dimana pada lapisan pertama terdapat pintu tralis besi dan di lapisan kedua nya (di bagian luar) terdapat pintu kayu seperti pintu-pintu pada bangunan sekolah umumnya. Di sebelah kiri ruangan terdapat meja yang biasa ditempati oleh penjaga perpustakaan lengkap dengan peralatannya, di sisi kanan ruangan terdapat tempat untuk membaca para siswa atau guru yang dilengkapi dengan meja-meja lesehan berukuran sedang. Tidak ada kurs
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai meja perpustakaan
Baca
+Pustaka
Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Tahanan di Ranjang Sang Letnan

Di dalam rumah, suara derap langkah pengawal mereda; di perpustakaan, lampu minyak masih menyala, lembar-lembar buku menumpuk rapi di meja. Cempaka duduk di kursi berbalut kain, sebuah buku terlipat di pangkuannya. Ia mengangkat kepala ketika pintu dibuka; ada keletihan di bahu Pieter, tetapi matanya lebih tajam dari biasanya. Mereka duduk berhadapan, meja kecil di antara mereka penuh dengan piala teh yang setengah kosong dan peta kecil dari areal perkebunan.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai meja perpustakaan
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

pikirku ala seorang detectif. "Tempat tidur ada. Kursi dan meja untuk duduk santai ada. Lalu ada jam jati besar dan sebuah meja jati yang teramat besar yang poisisi mepet ke dinding dengan sebuah cermin besar yang menempel di dinding di dekat meja jati super besar itu." Mataku benar-benar merasa hal ini sangat janggal. Menurut pendapatku, kalau ada sebuah perpustakaan mini di dalam kamarnya, at least Aiden harus ada meja kerja atau meja biasa untuk bacalah- setidaknya.
1018.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 594 kali sebagai meja perpustakaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status