Siluet Cinta Olive
Saat nampan sampai di mejanya, Refan langsung menenggaknya, segera membawanya ‘on’.
Namun, setengah jam kemudian, Refan berubah pikiran, teringat janji kencannya dengan Tunangannya, ke Sanur.
Sesosok perempuan berparas oriental mendatanginya, seorang PR (Public Relations). Melanie, namanya. Refan menarik Melanie duduk di sofa. “Cece, tolong panggil yang di pinggir meja sana,” pinta Refan menunjuk gadis bermata sipit, tinggi, berkulit putih, perkiraan berumur 25 tahun, rambut panjang sepinggang dan berdada tipis.