SHANIA
"Aku tinggal di sana bersama ibu asuhku, bernama Bu Lina, yang lalu kuanggap sebagai ibu kandungku sendiri. Aku adalah anak pertama yang diasuh Bu Lina, dan karena itulah, aku menjadi kakak tertua bagi anak-anak di sana, yang didominasi remaja dan anak-anak kecil. Suatu hari, aku mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan arsitektur di Amerika. Dan, hanya beberapa hari setelah keberangkatanku, Nyonya Brenda datang ke panti dan mengajukan diri menjadi seorang donatur."
"Karena aku harus menempuh pendidikanku di luar negeri," lanjut Shania, "aku tidak pernah bertemu dengan sosok Nyonya Brenda. Namun Bu Lina terus saja menceritakannya melalui telepon, hingga membuatku secara sadar begitu me
인기 회차