Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodi Ruman

Jodi Ruman

“Untung bos. Coba kalau anak magang, saya selepet kakinya. Bisa-bisanya nendang benda enggak berdosa.” “Saya enggak lihat.” Perempuan berseragam mustard membela diri. Rambutnya bergaya Ratu Cleopatra; hitam, lurus, berkilau, dan panjangnya sebahu. Poninya yang tipis menyamarkan lapangnya dahi dan tebalnya alis. Kulitnya seputih salju. Pipinya sedikit chubby. Hidungnya kecil, tapi lancip. Kelopak matanya monolid. Bola matanya tampak sendu setiap kali menatap. Bibirnya yang kecil dipoles dengan warna merah menyala.
8.716.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai sonya nicole hamlin
Baca
+Pustaka
Criana

Criana

jawabku dengan terkaget-kaget. “Kamu malah ngelamun sih, ini lho partner baru kita. Namanya Randi. Ran ini senior kamu, namanya Criana. Eh bukan senior juga sih, soalnya dia juga baru dua bulan di sini.” Nadia mulai berlagak. “Nad, kalau ini sih aku sudah kenal. Dia itu sahabat kecilku. Kami satu panti dulu,” ungkapku. “Yang benar?” Nadia melongo kaget.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai sonya nicole hamlin
Baca
+Pustaka
Lusia

Lusia

“Itu tidak semudah yang kamu bayangkan..... “ sela si wanita, terdengar putus asa dengan tekanan yang di berikan oleh lawan bicaranya itu, “Ini semua di luar rencana, kita harus berhati – hati.” Aaron mengintip lewah celah sempit di pintu, ia terkejut dengan keberadaan Mason dan seorang pelayan yang sore tadi ia temui saat bersama Emma. Eliona. Yah, namanya Eliona. Tapi ada hubungan apa Eliona dengan Mason? Apa yang mereka rencanakan?
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai sonya nicole hamlin
Baca
+Pustaka
Vivian

Vivian

Ia mengingatkan diri bahwa ia dalam pelarian hingga harus meninggalkan tempat itu lebih jauh. Vivian berusaha bangkit, melewati lembah dengan berjalan menghampiri bukit di hadapannya. "Oh tidak! Aku tak sanggup mendaki ..." lirihnya bersandar di salah satu pohon. Ia mengatur napas, menelan saliva. Terasa kering tenggorokangnya. "Air ... aku butuh air," katanya sembari menahan sakit dan perih di sekujur tubuh. Bibir kian mengering sedikit pecah digigit berulang kali.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai sonya nicole hamlin
Baca
+Pustaka
Artemis Hunter

Artemis Hunter

Pada akhirnya, aku tetap lebih menyukai masa ini. “Hyde!” Seseorang menyapa saat aku berjalan di lorong menuju kantor Elena. Aku menoleh. Salah satu putri Elena melambai. Grace, putri keduanya. Dia menggunakan seragam Pemburu Artemis—yang berupa setelah membosankan kaus olah raga berwara hijau—yang basah akan keringat. Di tangannya terdapat pegang kayu yang tampak lusuh, terlalu sering digunakan. Rambutnya yang seperti mentega dikuncir tinggi kuat-kuat tanpa poni. Mata Grace menyala-nyala senang. Di antara semua putri Elena, Grace adalah putri Elena yang paling kekanakan.
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 540 kali sebagai sonya nicole hamlin
Baca
+Pustaka
ANATASYA

ANATASYA

Ana melihat ke arah si pelaku. "Ish! Ngagetin aja." Ana memegang dadanya yang dugdegdugdeg. Itu adalah Amanda–sahabat Ana. "Hehe, maaf. Yaudah ayo gasken lagi." Amanda membawanya menuju tempat duduk. "Ana." panggil Intan. "Elsa," Hana menyahut. Hana dan intan, mereka sahabat Ana dari jaman SMP. Kalo Amanda sahabat sejak pertama masuk SMA.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai sonya nicole hamlin
Baca
+Pustaka
Selìni

Selìni

Kan sayang sekali. Jemari gadis itu bergerak cepat ke tas miliknya, meraih jaring serabut yg sudah disiapkan beserta kain pembungkus agar kelinci tersebut kesulitan memberontak. Elea menghitung dalam hati, bersiap menangkap si kelinci malang. Saat hitungan sudah masuk pada hitungan ke-dua, sebuah suara berat menginterupsi kegiatan gadis omega itu, "Tidakkah kau diajarkan untuk tidak mengambil yg bukan milikmu, Nona?"
978 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai sonya nicole hamlin
Baca
+Pustaka
Elena

Elena

Wajahnya yang putih dengan alis tebal, pesona bibir yang merona alami dan badan proporsional yang langsing namun berisi bak gitar spanyol. Hana perempuan belia yang masih duduk di kelas XII SMA. Rambutnya panjang,hitam legam ,seperti belum tersentuh bahan kimia salon kekinian.Alis matanya pun tebal alami tanpa sulam alis,kulitnya kuning langsat dan bersinar. Wajah Hana yang lembut itu selalu terngiang dalam ingatan. Handi mengecek hapenya. Rasanya tak tahan untuk segera menghubunginya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai sonya nicole hamlin
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti sang CEO

Istri Pengganti sang CEO

Berhubung Hannah tidak berpihak pada diri Chelsea, peluang Sonia semakin besar lagi! Sonia diam-diam merasa gembira. Dia melangkahkan kakinya, berjalan ke dalam ruangan Hannah. Setelah mengetuk pintu dan mendapat izin dari Hannah, Sonia berjalan ke dalam. Dia tersenyum sopan terhadap Hannah. “Bu Hannah, aku Sonia dari Niady Jewelry. Apa kamu bisa meluangkan waktumu untuk berbicara denganku?”
9.6378.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.1K kali sebagai sonya nicole hamlin
Baca
+Pustaka
RIAN RAINA

RIAN RAINA

“Sama-sama. Oh iya, kemarin gue cobain kuenya sama nyokap gue. Kata nyokap kuenya enak. Terus mau pesan.” Raina tersenyum senang. “Oh ya? Syukurlah kalau nyokap lo suka. Nanti gue bilang ke nyokap deh.” “Em, soal yang kemarin ....” Arka menghela napas karena lagi-lagi ia selalu saja tidak diberi kesempatan untuk berbicara dengan Raina. “Rain!” Luna yang baru tiba terlihat panik. “Kenapa lo?” “Lo udah kerjain PR Kimia belum?”
9.352.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sonya nicole hamlin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status