Lelaki yang Terbuang
Saat si lelaki berkulit gelap berjuang membuka gembok tokonya dengan tergesa-gesa, Claretta menggunakan kesempatan itu untuk kabur, menyeret Miranda.
"Hei, jangan lari kalian!" Lelaki itu berteriak, tetapi Claretta dan Miranda telah berhasil menyeberangi jalan. "Ah, sial! Gagal deh menikmati sarapan lezat pagi ini!" gerutunya, meninju rolling door. Kesal.
'Aaargh, kenapa nasibku semalang ini?!' umpat Claretta dalam hati, saat menyadari ia tidak berhasil menyorongkan sandal ke kaki ketika hendak melarikan diri.
Hot Chapters