Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gelang Langit

Gelang Langit

"Langit sedang menulis." "Menulis? Maksudnya...?" "Kadang langit mencatat kejadian di dunia dalam bentuk isyarat. Tapi hanya bisa dibaca oleh mereka yang pernah menjadi bagian dari langit." Tirta melongo. "Kau?" "Tidak semua catatan bisa kubaca. Tapi... ini sepertinya petunjuk."
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai melukis langit
Baca
+Pustaka
Antara Langit, Awan dan Udara

Antara Langit, Awan dan Udara

Seperti pagi-pagi lainnya, aku terbangun tepat pada pukul 5 pagi. Membuka jendela kamar, lalu segera melakukan semua kewajibanku. Namaku Langit, Langit Bumantara. Yang berarti angin di langit yang luas. Aku tak mengerti, mengapa orang tuaku memberi aku nama itu. Tapi yang jelas aku suka dengan nama itu.
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai melukis langit
Baca
+Pustaka
ROH KAISAR LEGENDARIS

ROH KAISAR LEGENDARIS

Zhou Ning berdiri tegak di tengah ruangan yang kini akan menjadi tempat bagi pembuatan formasi ilusi langit dan bumi. Dengan penuh konsentrasi, memusatkan energi Devenity di telapak tangannya, menggambar pola pertama di udara dengan gerakan yang lembut namun pasti. Cahaya biru yang bersinar dari tangannya membentuk lingkaran pertama yang melingkar, disertai dengan garis-garis energi yang saling bersilangan membentuk pola-pola pondasi dasar.
9.2119.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai melukis langit
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Zaid Zaza
Buku ini sebentar lagi akan tamat, jadi mulai hari ini akan terus up ya. Jangan khawatir dengan tamatnya buku ini, author punya buku baru yang nggak kalah seru, judulnya, "DEWA KUNO BANGUN DI KOTA" sebentar lagi akan terbit. terimakasih
Baca Semua Ulasan
Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia

Dia mengepalkan tinjunya dengan erat sebelum mengarahkan beberapa pukulan ke atas langit yang tampak semrawut di hadapannya. Bum, bum, bum! Retakan jaring laba-laba yang tak terhitung jumlahnya muncul kembali di atas langit yang rumit, dengan beberapa lubang hitam kecil di antaranya. 'Langit bisa hancur. Meskipun para Demigod tidak bisa menciptakan ruang dengan cara yang sama seperti yang bisa dilakukan oleh para Dewa, namun mereka bisa menghancurkan langit hingga sampai tingkat tertentu.'
8.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46.7K kali sebagai melukis langit
Tampilkan Ulasan (275)
Baca
+Pustaka
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Melukis

Melukis

Raina tersenyum manis sampai matanya hanya terlihat segaris. Tian hanya mengangguk-agguk, ia berhenti melihat gadis itu, dan mengalihkan pandangan ke kanvas miliknya. Tian tidak sanggup melihat wajah Raina, karena baginya itu terlalu manis, ia juga merasa wajahnya sudah memerah sekarang, dan bahkan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasa nya. Setelah berpikir lama, Tian mulai melukis, ia memberi warna hitam pada dasar lukisannya, dan warna putih untuk guratan-guratan di atasnya. Tian mengartikan lukisan itu sebagai ‘kebingungan’, ia merasa bingung dengan suasana hatinya sekarang. Di satu sisi ia merasa senang dengan adanya Raina sebagai sahabat dan orang yang ia sukai, tetapi di sisi lain
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai melukis langit
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

--- Pembangunan Akarlangit dimulai dengan cara yang tidak biasa: bukan dari bangunan, tapi dari nama. Anak-anak duduk bersama di tengah pasir, diminta menggambar seperti apa bentuk Akarlangit menurut mereka. Luma menggambar pohon dengan dua batang, Rakep membuat jembatan dari bintang ke bintang. Seorang anak dari komunitas timur menggambar mulut terbuka dengan dua suara keluar bersamaan—satu membentuk awan, satu membentuk akar.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai melukis langit
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Lira tersenyum getir. “Kalau begitu… aku akan menciptakan ruang itu.” Sebelum Revan sempat menahannya, Lira mengangkat tangan, dan pena cahaya itu menyala terang— terlalu terang untuk dunia bertahan. Tinta hitam dari langit melesat turun, berusaha menghancurkan penanya. Namun sebelum tinta itu menyentuhnya— Lira menulis satu garis. Satu garis tipis.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai melukis langit
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

jawab jagat penuh semangat. Dia segera terbang dan menggambar sesuatu di atas permukaan tanah, berbentuk seperti Lingkaran namun ada pola-pola aneh di setiap pinggirannya. Setelah selesai, Jagat segera berdiri di belakang Lintang, selanjutnya dia memancarkan energi semesta jauh ke ke atas langit membuat langit seketika berubah gelap. Menyaksikan itu semua bangsa ular langsung membelalakan mata, tanpa sadar mereka telah menelan ludahnya sendiri karena merasa ngeri.
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai melukis langit
Baca
+Pustaka
Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Kaisar, Jangan Meminta Lebih

“Apakah artinya bintang itu membawa pertanda baik, Tetua He?” Tetua He menghela napas panjang, lalu berjalan ke jendela. “Baik atau buruk bukan urusan manusia. Langit hanya menulis, dan kita membaca. Tapi aku tahu satu hal, siapa pun yang mencoba memaksa langit untuk menulis lebih cepat, akan dirusak oleh tintanya sendiri.” Shangkara menatapnya tajam. “Kau tahu apa yang mereka lakukan?”
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai melukis langit
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Pertanyaan-pertanyaan itu berputar di benaknya, membuatnya semakin ingin memahami dan mendukung istrinya. Ketika Senja perlahan membuka mata, dia menemukan Langit menatapnya dengan penuh cinta dan kekhawatiran. "Langit, kamu sudah pulang?" tanyanya dengan suara lembut, berusaha tidak membangunkan Bintang yang masih tertidur. "Iya, Sayang," jawab Langit dengan senyum yang mencoba menenangkan. "Lukisanmu indah sekali, tapi aku penasaran, apa yang membuatmu memilih tema kehancuran dunia?"
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai melukis langit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status