Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PESONA MAS IPAR

PESONA MAS IPAR

Mas Harris kembali menatapku. "Berjanjilah untuk tidak menangis, Helena. Jangan buat aku tidak sanggup dengan air matamu. Berjanjilah demi kebersamaan kita selama ini." bisiknya, sebelum melepaskan sentuhannya di pundakku. Tubuhku langsung oleng kembali, tetapi Dimas langsung menangkapku. Menuntun bahuku untuk terus berjalan. Tuhan, inikah rasanya kehilangan?
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai memelas
Baca
+Pustaka
Gadis Penakluk Hati Tuan Muda Tampan

Gadis Penakluk Hati Tuan Muda Tampan

Kata Meli tersenyum tipis sambil mengusap leher Yasmin. “Tahu dari mana? kan aku belum cerita.” katanya berbalik menatap Meli. “Sini,” kata Meli mengajak Yasmin turun dari ranjang dan berjalan ke depan cermin. Meli menunjukan leher Yasmin yang merah, di satu titik dan satunya lagi tepat dibawah telinga. Yasmin mengusapnya dengan bingung dan berkata, “ini kenapa? perasaan tidak ada nyamuk, gak gatal juga.” Ujarnya terus memperhatikannya.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai memelas
Baca
+Pustaka
Rembulan yang Terluka

Rembulan yang Terluka

Rasa ini sungguh membuat tubuhku remuk redam dan terjebak dalam kata nikmat bercinta. "Ahhhh! Terima kasih sayang!" ucap Mas Angga yang masih betah berada diatas ku, dia membenamkan kepalanya ke ceruk leher ku, tanpa disuruh, tangan ini terulur mengusap punggung lebarnya yang lembab oleh keringat. Sedangkan sesuatu dibawah sana masih dalam keadaan menyatu.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai memelas
Baca
+Pustaka
Aku Tidak Tidur, Mas!

Aku Tidak Tidur, Mas!

Bahwa ia telah memberikan wanita itu sebuah tas persis milikku. Kuperhatikan penampilan Risa dari ujung kaki ke ujung kepala. Tak ada yang menarik. Risa layaknya wanita pada umumnya. Rambutnya panjang tergerai, ia memakai kaos biasa dan celana jeans. Kulitnya kuning langsat, namun memang ia terlihat manis dengan lesung pipi dan juga gingsul di giginya. Merasa diperhatikan olehku, Risa pun pamit untuk melihat stok di kamar sebelah. Seharian ini aku tak mau bicara dengan Risa. Sepanjang hari kucari-cari alasan apa yang tepat untuk memecatnya segera. Tak sudi lagi jika harus menampung seorang pelakor dan pengkhianat seperti dirinya.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 757 kali sebagai memelas
Baca
+Pustaka
UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

"Iya sayang, janji....!" Setelah itu Melisa pun berlalu, dan Mas Fero kembali menutup pintu nya "Yaaah, gagal dong Dek!" Ucapnya sedikit sedih. "Hahaha, ya ampun Mas, kan nanti malam juga masih ada waktu sih, lagian ini juga masih siang." Jawab ku sembari bangkit untuk menyusul Melisa yang mungkin sudah menunggu. "Selatin bentar dong!" Ucap Mas Fero sambil mengerling manja padaku.
1066.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai memelas
Baca
+Pustaka
Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

"Howard ... emph!" Pelayan menahan bahu Maya, lalu meraup segenggam demi segenggam kapas dan menjejalinya ke dalam mulut Maya. Serat-serat halus kapas itu terasa seperti ribuan jarum yang menusuk masuk ke saluran pernapasannya.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai memelas
Baca
+Pustaka
SESAL SANG MANTAN

SESAL SANG MANTAN

Ia memang bukan lagi seorang perawan, tetapi diremas jarinya dengan begitu mesra oleh seorang pria yang bukan mantan suaminya ia tetap saja merasakan gelenyar aneh yang terasa entah. Hampir saja ia auto menarik lepas jemarinya sebelum akhirnya Jodi meneruskan ucapan .... bersambung ....
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai memelas
Baca
+Pustaka
Aku Malah Nikah dengan CEO Judes

Aku Malah Nikah dengan CEO Judes

"Apa? Katakan yang jelas, apa maksudmu minum kuah?" "Nanti kamu jadi kakakku, oke?" "Kamu ... ka, kamu!" Mata Melisa membelalak. "Dasar nggak tahu malu, kamu mau rebut pacarku?" "Sudahlah! Kamu menjilat bagaimanapun belum tentu dapat, kamu bilang dia pacarmu?" Meisy mendorong bingkai kacamatanya. "Melisa, kamu harus realistis. Kamu berebutan pria dengan wanita tercantik di Kota Timung! kamu yakin kamu bisa menang kalau sendirian?"
9.457.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai memelas
Baca
+Pustaka
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

plop Anin melepas bola itu dengan suara basah, lalu kasih beberapa jilat lembut lagi sebelum pindah ke bola satunya. Anin adalah cewek yang bertanggung jawab. Kalau sudah melayani pacarnya, harus totalitas. Dia Anin Hathawae, dan dia nggak pernah setengah-setengah… Glok glok glok glok glok Tiba-tiba ruangan dipenuhi suara tersedak basah yang kencang. Dimas sudah nggak tahan lagi dia pegang kepala Anin erat-erat, lalu mulai ngentot mulut Anin dengan brutal. Pinggulnya maju-mundur cepat, kontolnya keluar-masuk tenggorokan Anin tanpa ampun, menikmati sesaknya dan hangatnya tenggorokan pacarnya yang nurut total.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai memelas
Baca
+Pustaka
Suamiku Punya Wanita Idaman Lain

Suamiku Punya Wanita Idaman Lain

Tangannya menggenggam ponsel dengan jempol sesekali mengusap layar seperti hendak menyampaikan belaian untuk sugar baby-nya. "Bisa, gak, aku pergi lebih cepat? Gak usah nunggu enam bulan lagi, bosan aku, om" erang Melissa manja. Tangannya meremas daging di balik bra. Ia mulai terbawa suasana saat membiarkan kedua pahanya terbuka lebar.
1054.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai memelas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status