Racun Mertua
Terlihat wajah Bu Nani masam, sedang Ibu lainnya terdengar cekikikan.
Padahal rezeki, maut, dan jodoh, Allah lah penentunya, begitu juga dengan rezeki mendapatkan keturunan.
"Pantes mertuamu urut dada, menantunya melawan begini."
Ah, apa lagi ini?
Mendengar nama mertuaku disebut hatiku panas, aku merasa ada yang tidak beres.
"Jangan terlalu mencampuri rumah tangga orang, Bu. Saya bukan anak Ibu! Dan saya, juga tidak meminta pendapat Ibu. Jadi bersikaplah sewajarnya sebagaimana tetangga!"
Hot Chapters