Setelah Diusir Ibu Mertua
"Wong ibumu itu, lho, cuma mau gendong cucunya, kok ya kamu nggak bolehin, malah kamu bawa pergi berminggu-minggu, Rin. Nangis ibumu, Rin.
Kamu kan tau sendiri, hiburannya ya anakmu itu setelah mertuamu meninggal."
Aku menghela napas panjang berkali-kali selama mendengar kata demi kata yang disampaikan oleh Budhe.
Ada yang salah di sini. Aku harus jelaskan pada Budhe, kalau kenyataannya itu jauh lebih buruk dari apa yang baru saja beliau sampaikan.
"Ini, ya, menantu yang ngusir mertua dari rumahnya?"
Sikat na Kabanata