SELALU SALAH
"Maaf, Sayang, keputusanku sudah bulat. Malam ini kita kerumah mama, sekarang tidurlah, nanti kalau sudah sampai, Mas bangunkan."
Aku mengalah, tak ada gunanya berdebat dengannya. Bila kebanyakan orang bilang wanita selalu benar, itu tak berlaku bagi Mas Adit. Dia yang selalu benar dan akan selalu menang. Aku mencoba memejamkan mata saat jalanan sudah mulai meliuk-liuk.
"Mas, aku mau muntah, cepat pinggirin mobilnya."
Hot Chapters