ISTRIKU MEMBEKU
Pantas kelakuan nggak jauh beda sama aku.
Setelah menghabiskan kesabaran selama satu jam, barulah Bu Mimin siap dengan dandanannya. Lipstik merah cabe, eye shadow hijau dipadu orange membuatku sempat bergidik. Tadinya mau teriak karena disangka itu demit cewek.
"Kenapa, Bu, terpesona, ya sama kecantikan saya? Sebenarnya saya masih bisa masuk kriteria jadi madu ibu. Tapi, takut ibu sedih kalah saing sama saya!"