Pengantin Dadakan
Kucubit juga pipinya yang keras itu.
“Aku pikir kamu akan suka, ternyata tidak, tapi ya udah sampai di sini mau gimana?” Hmm iya juga sih, mending tidur daripada capek debat.
Dan ketemu lagi sama kamar mandi isi bekicot. Astagaaaa, kenapa harus ada binatang ini lagi. Juga kami mengulang lagi kenangan makan sate, ketan kelapa, jalan-jalan di pematang sawah, mencukur bulu domba yang udah berat dan main kuda di deket pantainya. Seru, kok, daripada nggak dinikmati sama sekali.
Hot Chapters